kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Harga Saham Tertekan Usai Rilis Kinerja Keuangan, Intip Rekomendasi PGEO


Senin, 09 Maret 2026 / 17:05 WIB
Harga Saham Tertekan Usai Rilis Kinerja Keuangan, Intip Rekomendasi PGEO
ILUSTRASI. PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Dorong Kolaborasi Percepatan Pengembangan Panas Bumi di IIG (Dok/PT Pertamina Geothermal Energy Tbk)


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID- JAKARTA. Saham PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) tersungkur pada perdagangan Senin (9/3). Adapun PGEO baru merilis kinerja keuangan tahun buku 2025 pada 8 Maret 2025. 

PGEO ditutup melemah 4,88% atau turun 50 poin ke level Rp 975 per saham. Sepanjang tahun berjalan ini, saham emiten pelat merah itu sudah tersungkur 13,72%. 

Investment Advisor Phintraco Sekuritas Alrich mencermati secara teknikal, pergerakan saham PGEO sudah melewati batas toleransi resikonya. Sebelumnya, memasang batas stop loss di bawah Rp 1.060 per saham. 

Baca Juga: Ketidakpastian Geopolitik Meningkat, Begini Prospek Valas Utama

“Pergerakan saham PGEO sudah melewati tolerasi risikonya sehingga investor disarankan untuk stop loss,” jelasnya kepada Kontan, Senin (9/3). 

Melansir laporan keuangan per 31 Desember 2025, PGEO membukukan pendapatan sebesar US$ 432,72 juta. Ini meningkat 6,29% secara tahunan atau Year on Year (YoY) dari US$ 407,12 juta. 

Laba usaha PGEO menyusut 3,05% secara tahunan menjadi US$ 233,06 juta. Tekanan datang dari melonjaknya beban pokok pendapatan dan beban langsung lainnya sebesar 19,76% YoY US$ 199,66 juta. 

Tak hanya itu, PGEO juga harus menanggung rugi dari selisih kurs sebesar US$ 7,63 juta di sepanjang 2025. Ini berbalik dari laba selisih kurs sebesar US% 15,98 juta di tahun sebelumnya. 

Alhasil, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk PGEO mencapai US$ 137,69 juta di 2025. Ini melorot 14,20% secara tahunan dari US$ 160,94 juta di 2024. 

Baca Juga: Produksi Tembaga dan Emas Melonjak, Amman Mineral (AMMN) Diproyeksi Cetak Laba

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×