kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.892   10,00   0,06%
  • IDX 6.298   -75,51   -1,18%
  • KOMPAS100 823   -12,20   -1,46%
  • LQ45 626   -7,82   -1,23%
  • ISSI 218   -2,30   -1,04%
  • IDX30 350   -4,32   -1,22%
  • IDXHIDIV20 426   -3,58   -0,83%
  • IDX80 94   -1,33   -1,40%
  • IDXV30 118   -0,80   -0,68%
  • IDXQ30 111   -1,04   -0,93%

Harga nikel turun, saham INCO dan ANTM mengekor


Selasa, 06 Maret 2012 / 10:46 WIB
ILUSTRASI. Beragam manfaat jahe bisa Anda dapat jika mengonsumsinya secara rutin.


Reporter: , | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Saham-saham komoditas, khususnya produsen nikel, tampak memerah pada transaksi hari ini. Pada pukul 10.47, saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) turun 2,14% menjadi Rp 3.425. Tiga sekuritas yang paling banyak menjual saham ini adalah Citigroup Securities senilai Rp 2,26 miliar, OSK Nusadana Securities senilai Rp 1,91 miliar, dan JPMorgan Securities senilai Rp 1,73 miliar.

Sementara, saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) juga turun 1,04% menjadi Rp 1.910. Data Bloomberg menunjukkan, sejumlah broker yang paling banyak melepas kepemilikannya atas saham ini adalah Henan Putihrai senilai Rp 1,9 miliar, Mandiri Sekuritas senilai Rp 1,26 miliar, dan Royal Trust Capital senilai Rp 473,34 juta.

Disinyalir, penurunan kedua saham ini mengekor arah pergerakan harga nikel dunia. Asal tahu saja, kemarin, harga kontrak nikel turun 2,1% menjadi US$ 19.075 per ton di London. Ini merupakan level terendah sejak 6 Januari lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×