kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Harga nikel anjlok dipicu penguatan dollar


Selasa, 30 Januari 2018 / 18:45 WIB
ILUSTRASI. Pabrik feronikel atau FeNi ANTAM


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga komoditas nikel di bursa London merosot seiring penurunan pasar saham global dan lebih stabilnya dollar AS usai tertekan dalam beberapa pekan terakhir.

Mengutip Bloomberg, Selasa (30/1), harga nikel kontrak pengiriman tiga bulan di London Metal Exchange (LME) jatuh 2,1% ke level US$ 13.515 per metrik ton pada pukul 10.23 waktu London. Harga menuju penurunan terbesar sejak 16 Januari. Logam lain di LME, yakni tembaga, seng, aluminium dan timah juga bergerak turun.

"Sebagian besar logam diperdagangkan dengan tren melemah hari ini lantaran harga beristirahat setelah kenaikan baru-baru ini," papar Kotak Commodities Sevices dalam sebuah catatan, seperti dikutip Bloomberg, Selasa (30/1).

"Juga memberi tekanan pada harga adalah penguatan dollar AS serta melemahnya pasar saham global," imbuh tim Kotak.

Matt France, kepala penjualan institusional untuk Asia di Marex Spectron dalam sebuah email ke Bloomberg menjelaskan, perdagangan logam adalah tentang pergerakan pasar saham hari ini, setelah turunnya indeks S&P 500 dan obligasi.

Pada awal pekan ini, indeks LME sempat mendekati level tertinggi dalam lima tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×