kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.897   15,00   0,08%
  • IDX 6.320   -54,10   -0,85%
  • KOMPAS100 826   -9,36   -1,12%
  • LQ45 628   -5,71   -0,90%
  • ISSI 218   -1,83   -0,83%
  • IDX30 351   -3,13   -0,88%
  • IDXHIDIV20 427   -2,47   -0,58%
  • IDX80 94   -1,01   -1,06%
  • IDXV30 118   -0,80   -0,67%
  • IDXQ30 111   -0,74   -0,66%

Harga naik, ekspor CPO November bisa ikut naik


Senin, 16 Desember 2013 / 15:40 WIB
ILUSTRASI. Promo Tiket.com Tanggal Muda, Diskon Tiket Pesawat Domestik s.d Rp300.000


Sumber: Bloomberg | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Ekspor minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) Indonesia diproyeksikan naik tertinggi di bulan November, atau kenaikan tertinggi dalam sembilan bulan. Proyeksi ini merupakan hasil survei Bloomberg atas lima perkebunan.

Hasil survey itu menemukan, ekspor CPO November dibandingkan bulan sebelumnya naik 2,2% menjadi 1,9 juta ton.  Proyeksi ekspor CPO bulanan itu merupakan angka ekspor tertinggi sejak Februari. Demikian data yang diperoleh Blomoberg.

Perlu diketahui, bulan November lalu, harga CPO naik ke level tertinggi 14 bulan. Harga naik karena spekulasi penurunan produksi CPO di Indonesia sejak tahun 1998 . Produksi bisa turun 500.000 ton menjadi 27,5 juta ton tahun ini.

Dorab Mistry , direktur Godrej International Ltd memproyeksikan, harga CPO diproyeksikan 2.625 ringgit (US$ 812) per ton di kuartal kedua. “Produsen berusaha meningkatkan ekspor saat harga naik,” kata Derom Bangun, Ketua Dewan Minyak Sawit Indonesia.

Derom memperkirakan, ekspor bulan Desember bisa mencapai 2,2 juta ton. Sepanjang tahun, ekspor CPO Indonesia diproyeksikan bisa mencapai 26,4 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×