kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Harga minyak WTI turun di US$ 39,72 per barel di tengah kenaikan kasus virus corona


Senin, 22 Juni 2020 / 14:20 WIB
ILUSTRASI. A 3D printed oil pump jack is seen in front of displayed stock graph and Opec logo in this illustration picture, April 14, 2020. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

Sentimen positif bagi minyak datang setelah dua anggota OPEC+, Irak dan Kazakhstan sepakat untuk mematuhi pemangkasan produksi yang sebelumnya dilanggar pada bulan Mei lalu. Kedua negara tersebut berjanji akan melakukan pemotongan pada periode Juli-September.

Harga minyak juga telah didukung oleh pemulihan permintaan bahan bakar global setelah jatuhnya April-Mei selama penutupan virus, karena negara-negara di seluruh dunia melanjutkan kegiatan ekonomi.

Namun, WHO melaporkan lompatan infeksi global pada hari Minggu (21/6), dengan peningkatan terbesar terlihat di Amerika Utara dan Selatan.

"Potensi kerusakan ekonomi dari putaran baru penanggulangan Covid-19 kemungkinan akan mengandung antusiasme investor," kata Michael McCarthy, Chief Market Strategist CMC Markets.

Lonjakan infeksi virus di beberapa daerah, seperti ibu kota China, Beijing dan negara bagian terpadat kedua di Australia, telah mendorong pembatasan pergerakan untuk membatasi penyebaran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×