kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.843   41,00   0,24%
  • IDX 8.265   -25,61   -0,31%
  • KOMPAS100 1.168   -3,76   -0,32%
  • LQ45 839   -2,54   -0,30%
  • ISSI 296   -0,31   -0,10%
  • IDX30 436   -0,20   -0,04%
  • IDXHIDIV20 521   0,94   0,18%
  • IDX80 131   -0,34   -0,26%
  • IDXV30 143   0,44   0,31%
  • IDXQ30 141   0,17   0,12%

Harga Minyak WTI Sedikit Terangkat Eskalasi Militer Venezuela


Jumat, 31 Oktober 2025 / 22:23 WIB
Harga Minyak WTI Sedikit Terangkat Eskalasi Militer Venezuela
ILUSTRASI. A pump jack operates near a crude oil reserve in the Permian Basin oil field near Midland, Texas, U.S. February 18, 2025. REUTERS/Eli Hartman


Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak mentah berjangka WTI sedikit menguat ke level US$ 60,5 per barel pada hari Jumat (31/10). Harga minyak terangkat sentimen kekhawatiran akan eskalasi militer di Venezuela untuk sementara waktu mengalahkan pandangan pasar energi yang kelebihan pasokan. 

Seperti dikutip Tradingeconomics, Jumat (31/10), komoditas ini menguat di tengah risiko AS akan menyerang Venezuela, menambah tekanan pasokan dalam waktu dekat, setelah pemerintahan Donald Trump menjatuhkan sanksi kepada Rosneft dan Lukoil untuk menghambat aliran minyak mentah murah ke Asia. 

Namun, melonjaknya produksi mempertahankan ketersediaan minyak yang melimpah. Negara-negara OPEC+ akan mengonfirmasi peningkatan produksi kartel sebesar 137.000 barel per hari untuk bulan Desember guna memperluas upaya mereka memulihkan pangsa pasar. 

Hal ini sejalan dengan melonjaknya tingkat produksi yang diisyaratkan oleh perusahaan-perusahaan yang beroperasi di AS dan Laut Utara. 

Selain itu, volume minyak dalam tanker di laut naik ke rekor tertinggi 1,4 miliar barel minggu ini, meningkatkan prospek persediaan global.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×