Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak naik pada perdagangan Jumat (9/1/2026) pagi. Mengutip Bloomberg, pukul 07.26 WIB, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari 2026 di New York Mercantile Exchange ada di US$ 58,25 per barel, naik 0,85% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 57,76 per barel.
Harga minyak lanjut menguat karena pasar mempertimbangkan ancaman Presiden AS Donald Trump terhadap Iran. Fokus investor juga tertuju pada langkah-langkah AS untuk mengendalikan ekspor dan sektor energi Venezuela.
Trump mengancam akan menyerang Iran jika pemerintah negara tersebut membunuh para pengunjuk rasa selama periode kerusuhan.
Baca Juga: IHSG Berpeluang Lanjut Melemah pada Jumat (9/1/2026), Cek Rekomendasi Saham Berikut
Harga minyak berjangka berada di jalur kenaikan mingguan, meskipun surplus besar tahun ini diperkirakan akan memberikan tekanan ke bawah pada harga dalam beberapa bulan mendatang.
Sementara itu, para investor terus mencerna langkah-langkah AS terhadap Venezuela. Sekitar 20 eksekutif perusahaan minyak termasuk Chevron Corp, Exxon Mobil Corp dan Harold Hamm dijadwalkan akan bertemu Trump dan pejabat tinggi AS di Gedung Putih pada Jumat hari ini untuk membahas pembangunan kembali sektor energi negara itu.
Selanjutnya: Promo HokBen dengan Bank Saqu Periode Januari 2026, Dapat Cashback 50%
Menarik Dibaca: Promo HokBen dengan Bank Saqu Periode Januari 2026, Dapat Cashback 50%
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













