kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Harga Minyak Terkoreksi Pada Selasa (23/7) Pagi, Pasar Menilai Keputusan Biden


Selasa, 23 Juli 2024 / 06:22 WIB
Harga Minyak Terkoreksi Pada Selasa (23/7) Pagi, Pasar Menilai Keputusan Biden
ILUSTRASI. Harga minyak terkoreksi tipis pada perdagangan Selasa (23/7) pagi.REUTERS/Angus Mordant/File Photo


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak terkoreksi tipis pada perdagangan Selasa (23/7) pagi. Pukul 06.15 WIB, harga minyak west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman September 2024 di New York Mercantile Exchange ada di US$ 78,22 per barel, turun 0,23% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 78,40 per barel.

Harga minyak melanjutkan penurunan dari sehari sebelumnya, karena investor menilai bagaimana keputusan Presiden AS Joe Biden untuk mundur dari bursa pemilihan presiden AS dapat berdampak pada pasar.

Mengutip Bloomberg, harga minyak WTI kontrak September sempat menyentuh level terendah dalam lima minggu. 

Baca Juga: Harga Minyak Mentah Turun Senin (22/7), Brent ke US$82,18 dan WTI ke US$79,62

Beberapa pedagang mengatakan bahwa keputusan Biden untuk mundur dari Pemilu AS membuat analis minyak memperkirakan kemenangan Donald Trump, yang akan mendorong peningkatan produksi minyak mentah AS dan berdampak buruk pada harga minyak dalam jangka panjang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×