kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

Harga Minyak Terkoreksi pada Jumat (6/3) Pagi, Pasca Melambung Tinggi Kemarin


Jumat, 06 Maret 2026 / 07:40 WIB
Harga Minyak Terkoreksi pada Jumat (6/3) Pagi, Pasca Melambung Tinggi Kemarin
ILUSTRASI. Harga minyak terkoreksi setelah Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan tindakan segera untuk mengurangi tekanan harga. (REUTERS/Eli Hartman)


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak terkoreksi pada perdagangan Jumat (6/3/2026) pagi, setelah melonjak tinggi kemarin. Pukul 07.31 WIB, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April 2026 di New York Mercantile Exchange ada di US$ 79,40 per barel, turun 1,99% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 81,01 per barel.

Mengutip Bloomberg, harga minyak terkoreksi setelah Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan tindakan segera untuk mengurangi tekanan harga. 

Meski begitu, harga minyak diperkirakan akan mencatat kenaikan mingguan tertinggi sejak 2022 karena perang di Timur Tengah memicu gangguan di seluruh pasar energi.

Baca Juga: Konflik Timur Tengah Picu Tekanan Bahan Baku, Stok Avian (AVIA) Masih Aman Dua Bulan

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan kepada NBC News bahwa negaranya tidak meminta gencatan senjata dan tidak berniat untuk bernegosiasi.

Sementara Israel terus melakukan serangan udara terhadap Teheran, saat Trump mengatakan kepada Axios bahwa ia harus terlibat dalam pemilihan pengganti Ayatollah Ali Khamenei.

Pasar minyak terguncang oleh konflik Iran melawan Israel dan Amerika Serikat yang terus meluas. Seiring meningkatnya ketegangan geopolitik, pengiriman minyak melalui Selat Hormuz terhenti yang mengancam pasokan minyak ke pasar global.

Baca Juga: Cek Rekomendasi Teknikal Saham MEDC, TOWR, SILO untuk Jumat (6/3)

Goldman Sachs Group Inc mengingatkan bahwa penutupan jalur air yang berkepanjangan dapat menaikkan harga minyak jauh lebih tnggi.

"Ada kemungkinan kita akan melihat harga Brent melampaui ambang batas US$ 100 per barel," kata Samantha Dart, salah satu kepala riset komoditas global di Goldman Sachs Inc seperti dikutip Bloomberg.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×