Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak kembali terkoreksi pada awal perdagangan Kamis (14/1). Pukul 07.20 WIB, harga minyak jenis west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari 2021 di New York Mercantile Exchange ada di US$ 52,76 per barel, turun 0,28% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 52,91 per barel.
Koreksi harga minyak dipicu oleh kenaikan stok bahan bakar minyak AS, sementara penguatan dolar AS juga menghentikan momentum kenaikan harga minyak.
Mengutip Bloomberg, data EIA menyebutkan, stok pensin dan sulingan, termasuk kategori diesel meningkat 4,4 juta barel pada pekan lalu. Sedangkan pasokan minyak mentah turun 3,25 juta barel.
Sebelumnya, mengutip Reuters, harga minyak sempat naik karena rencana pengurangan produksi minyak oleh Arab Saudi.
Baca Juga: Harga minyak menguat, didorong rencana pemangkasan produksi Arab Saudi
Sementara itu, EIA memperkirakan produksi minyak mentah AS pada tahun 2021 akan turun 190.000 barel per hari menjadi 11,1 juta barel per hari. Penurunan ini lebih kecil dari yang diperkirakan sebelumnya yakni sebesar 240.000 barel per hari.
Harga yang lebih tinggi telah mendorong perusahaan energi AS untuk meningkatkan aktivitas pengeboran, dengan rig minyak AS naik minggu lalu ke level tertinggi sejak Mei.
“Pada tahun 2020, Amerika Serikat mengekspor lebih banyak minyak mentah dan produk minyak bumi daripada yang diimpor secara tahunan untuk pertama kalinya dalam seri data EIA yang dimulai pada tahun 1949,” kata Administrator EIA Linda Capuano.
Selanjutnya: Harga komoditas energi hingga logam atraktif pekan ini, simak rekomendasi sahamnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News