kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.681   95,00   0,54%
  • IDX 6.472   -251,11   -3,73%
  • KOMPAS100 859   -34,44   -3,86%
  • LQ45 638   -19,89   -3,02%
  • ISSI 234   -9,05   -3,73%
  • IDX30 363   -8,57   -2,31%
  • IDXHIDIV20 448   -7,19   -1,58%
  • IDX80 98   -3,63   -3,57%
  • IDXV30 127   -2,78   -2,14%
  • IDXQ30 117   -2,18   -1,83%

Harga minyak terkoreksi, dibayangi penurunan permintaan akibat pandemi


Jumat, 23 Oktober 2020 / 07:28 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi harga minyak. REUTERS/Todd Korol/File Photo


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak terkoreksi pada awal perdagangan Jumat (23/10), setelah kemarin berhasil naik. Pukul 07.15 WIB, harga minyak west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember 2020 di New York Mercantile exchange ada di US$ 40,53 per barel, turun 0,17% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 40,64 per barel.

Koreksi harga minyak terjadi akibat kekhawatiran penurunan permintaan akibat pandemi virus corona. Namun, harga minyak masih tetap bertahan di atas US$ 40 per barel di tengah optimisme bahwa kesepakatan stimulus AS akan segera terwujud.

Mengutip Bloomberg, kemarin, Ketua DPR AS Nancy Pelosi mengatakan dia dan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin hampir mencapai kesepakatan untuk paket stimulus untuk mengatasi pandemi virus corona.

Selain itu, harga minyak juga tetap bertahan di atas US$ 40 per barel lantaran pernyataan Presiden Rusia Vladimir Putin yang mengatakan bahwa Rusia bersedia memangkas produksi minyak lebih lanjut bila diperlukan.

Selanjutnya: Harga minyak WTI ke US$ 39,77 dan Brent ke US$ 41,51, terpukul seretnya permintaan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×