kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Harga minyak terbakar ketegangan di Timur Tengah


Selasa, 26 Mei 2015 / 08:53 WIB
ILUSTRASI. Jadwal BRI Liga 1 2023-2024 PSIS Semarang vs Madura United


Sumber: Bloomberg | Editor: Uji Agung Santosa

NEW YORK. Harga minyak mentah dunia diperdagangkan mendekati US$ 60 per barel. Harga minyak sedikit menguat didorong oleh meningkatnya kekerasan di Timur Tengah, sebelum organisasi negara-negara pengekpor minyak (OPEC) bertemu untuk membahas kuota produksi pada bulan depan. 

Harga minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Juli naik 14 sen menjadi US$ 59,86 per barel di New York Mercantile Exchange. Selama tahun ini harga minyak WTI telah naik sekitar 12%. 

Sementara harga minyak Brent untuk pengiriman Juli juga menunjukkan kenaikan 6 sen, atau 0,1% menjadi 65,58 per barel di ICE Futures Europe exchange di London.

Kekerasan yang terjadi di Timur Tengah, telah membakar harga minyak lebih tinggi. Sebelumnya Perdana Menteri Irak telah berjanji melakukan aksi militir untuk mengambil alih Kota Ramadi dari militan ISIS. Raja Arab Saudi juga mengatakan bakal menghukum ISIS karena melakukan serangan bunuh diri pada jamaah Muslim Syiah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×