kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.690.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Harga minyak naik tipis setelah stok minyak AS di pekan lalu turun 745.000 barel


Kamis, 14 Mei 2020 / 08:26 WIB
ILUSTRASI. Harga minyak mentah berhasil menguat tipis di Kamis (14/5)


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Harga minyak mentah merangkak naik pada hari Kamis (14/5), didukung oleh penurunan mengejutkan dari persediaan minyak mentah Amerika Serikat (AS). Tetapi penguatan harga dibatasi oleh kekhawatiran bahwa potensi gelombang kedua pandemi virus corona dapat memicu kebijakan lockdown baru dan membanting permintaan bahan bakar sekali lagi.

Mengutip Reuters, Kamis (14/5) pukul 08.00 WIB, harga minyak Brent kontrak pengiriman Juli 2020 di ICE Futures naik 6 sen, atau 0,2%, menjadi US$ 29,25 per barel. 

Serupa, harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) kontrak pengiriman Juni 2020 di Nymex naik 8 sen, atau 0,3%, menjadi US$ 25,37 per barel.

Baca Juga: Wall Street anjlok setelah Jerome Powell peringatkan pelemahan ekonomi AS lebih dalam

Kenaikan tipis harga emas hitam ini datang setelah stok minyak mentah di AS yang sudah mengembang sejak pertengahan Januari karena turunnya permintaan bahan bakar di seluruh dunia sebagai akibat dari pandemi virus corona, mulai turun

Energy Information Administration melaporkan, persediaan minyak mentah AS turun 745.000 barel menjadi 531,5 juta barel pada pekan yang berakhir 8 Mei. Hal ini menjadi angin segar setelah pelaku pasar memprediksi persediaan minyak AS naik 4,1 juta barel.

"Stok minyak mentah komersial AS secara tak terduga turun minggu lalu, menambah bukti yang berkembang bahwa pasar minyak AS telah melewati yang terburuk," kata Capital Economics dalam sebuah catatan yang diterima Reuters




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×