kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45789,54   -7,05   -0.89%
  • EMAS940.000 0,64%
  • RD.SAHAM 0.78%
  • RD.CAMPURAN 0.40%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.06%

Harga minyak naik lebih dari 1%, ditopang harapan pemangkasan pasokan OPEC +


Rabu, 03 Juni 2020 / 07:16 WIB
Harga minyak naik lebih dari 1%, ditopang harapan pemangkasan pasokan OPEC +
ILUSTRASI. Ilustrasi harga minyak

Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak hari ini kembali naik didorong harapan perpanjangan pemangkasan pasokan oleh OPEC + dalam pertemuan virtual pekan ini. Rabu (3/6) pukul 07.03 WIB, harga minyak west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli 2020 di New York Mercantile Exchange ada di US$ 37,28 per barel, naik 1,27% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 36,81 per barel.

Kenaikan harga minyak juga ditopang oleh pelonggaran pembatasan (lockdown) yang dilakukan di berbagai negara dan negara bagian AS.

"Ada antisipasi bahwa OPEC + akan setuju untuk memperpanjang level (penurunan pasokan minyak) mereka saat ini untuk dua bulan lagi, dan pada saat yang sama, pasar mengantisipasi bahwa pembukaan kembali ekonomi di seluruh dunia akan meningkatkan permintaan dan akan membuat kita dalam posisi sedemikian rupa sehingga, pada bulan Agustus, pasar minyak akan seimbang," kata Andy Lipow, presiden konsultan Lipow Oil Associates seperti dikutip Reuters.

Baca Juga: Meski harga minyak turun, kinerja Energi Mega Persada (ENRG) moncer di kuartal I-2020

Negara-negara produsen minyak utama dunia yang tergabung dalam OPEC + tengah mempertimbangkan perpanjangan pengurangan produksi mereka sebesar 9,7 juta barel per hari atau sekitar 10% dari output global hingga Juli atau Agustus dalam pertemuan yang diharapkan akan digelar pada Kamis pekan ini.

Semula, rencana pemangkasan produksi OPEC + akan diberlakukan hingga Mei dan Juni, dan akan turun menjadi 7,7 juta barel per hari dari Juli hingga Desember.

Namun seorang sumber mengatakan, Arab Saudi mendorong negara anggota OPEC + untuk menjaga pemangkasan produksi lebih lama.

Sementara itu, pembukaan kembali bisnis secara bertahap di banyak negara bagian AS mendorong kenaikan permintaan bahan bakar dan menyokong kenaikan harga minyak.

Data dari American Petroleom Institute (API) menyebutkan, persediaan minyak mentah AS turun 483.000 barel dalam sepekan hingga 29 Mei menjadi 531 juta barel.

Baca Juga: Harga minyak naik tipis, didorong peluang pemangkasan produksi oleh OPEC +

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


TERBARU

[X]
×