kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Harga Minyak Naik, Investor Menimbang Dampak Ketegangan Perdagangan AS-China


Selasa, 14 Oktober 2025 / 07:36 WIB
Harga Minyak Naik, Investor Menimbang Dampak Ketegangan Perdagangan AS-China
ILUSTRASI. Harga minyak naik, karena investor mempertimbangkan dampak ketegangan perdagangan AS-China yang baru terhadap permintaan. REUTERS/Todd Korol


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak naik pada perdagangan Selasa (14/10/2025) pagi. Pukul 07.28 WIB, harga minyak west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman November 2025 di New York Mercantile Exchange ada di US$ 59,76 per barel, naik 0,45% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 59,49 per barel.

Harga minyak naik, karena investor mempertimbangkan dampak ketegangan perdagangan AS-China yang baru terhadap permintaan.

Mengutip Bloomberg, Presiden AS Donald Trump meredakan retorikanya terhadap China setelah menggembar-gemborkan putaran tarif AS dan pembatasan ekspor akhir pekan lalu dan mengisyaratkan keterbukaan terhadap kesepakatan dengan Beijing.

Baca Juga: Harga Minyak Mentah Melonjak 1% di Tengah Potensi Perundingan Dagang AS-China

Kembalinya konflik perdagangan antara kedua negara konsumen minyak terbesar di dunia ini akan menimbulkan ketidakpastian baru dalam prospek harga minyak.

Harga minyak telah turun dalam dua pekan terakhir, karena OPEC+ meningkatkan pasokan, sehingga menambah kekhawatiran tentang surplus pasokan minyak pada akhir tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×