kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.060   60,00   0,33%
  • IDX 5.704   -236,71   -3,98%
  • KOMPAS100 753   -32,52   -4,14%
  • LQ45 568   -21,24   -3,61%
  • ISSI 198   -8,21   -3,98%
  • IDX30 322   -11,76   -3,52%
  • IDXHIDIV20 401   -11,46   -2,78%
  • IDX80 85   -3,59   -4,04%
  • IDXV30 110   -3,82   -3,36%
  • IDXQ30 104   -3,48   -3,22%

Harga minyak naik akibat China giat berproduksi


Kamis, 22 November 2012 / 11:53 WIB
ILUSTRASI. Seorang petugas kebersihan melintasi layar digital pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/hp.


Sumber: Bloomberg | Editor: Edy Can

SINGAPURA. Sudah dua hari terakhir harga minyak mentah terus menguat. Pendorongnya karena industri manufaktur China yang giat berekspansi dan cadangan Amerika Serikat yang menurun.

Di New York Mercantile Exchange, harga minyak mentah untuk kontrak pengiriman Januari telah menguat 39 sen ke level US$ 87,77 per barel. Kemarin, harga minyak untuk kontrak yang sama naik sebesar 63 sen menjadi US$ 87,38 per barel.

Begitu juga minyak mentah jenis brent. Harga kontrak untuk pengiriman Januari juga naik 31 sen atau 0,3% ke level US$ 111,17 per barel di ICE Futures Europe.

Harga minyak terus naik karena data menunjukkan industri manufaktur China terus berekspansi. Hal ini ditunjukkan oleh indeks manufaktur China yang naik dari level sebelumnya sebesar 49,5.

Asal tahu saja, China merupakan negara konsumsi minyak terbesar kedua di dunia. "China telah membuktikan mempunyai fundamental yang bagus. Jika ekonomi bergerak ke level lebih tinggi mereka membutuhkan minyak," kata Chief Fund Manager Astmax Investment Management Inc. Tetsu Emori, Kamis (22/11).

Pemicu kenaikan harga minyak juga karena cadangan minyak Amerika Serikat yang menipis. Dalam sepekan yang berakhir pada 16 November lalu, cadangan minyak AS menurun menjadi 374,5 juta barel karena kegagalan impor dan kebutuhan industri yang besar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×