kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Harga minyak mulai mendekati US$ 95 per barel


Kamis, 24 Oktober 2013 / 06:45 WIB
ILUSTRASI. Meski kasus Covid-19 terus turun, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menegaskan, masih terlalu dini untuk menyatakan kemenangan. Fabrice Coffrini/Pool via REUTERS.


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

NEW YORK. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun ke level terendah hampir empat bulan akibat naiknya pasokan minyak melebihi harapan di Amerika Serikat, negara konsumen minyak terbesar dunia.

Harga minyak WTI untuk pengiriman Desember turun sebesar US$ 1,44 menjadi US$ 96,86 per barel di New York Mercantile Exchange. Ini merupakan harga minyak terendah sejak 28 Juni.

Sebelumnya, analis yang disurvei oleh Bloomberg memperkirakan, stok minyak di Oklahoma naik dan produksi minyak AS melonjak sampai level tertinggi dalam 24 tahun terakhir.

"Laporan ini menambahkan sinyal bearish yang cukup ke pasar," kata Julius Walker, analis energi global strategist dari UBS Securities LLC kepada Bloomberg di New York. Ia memproyeksikan harga minyak WTI berada di harga US$ 95 di kuartal ini.

Harga minyak Brent untuk pengiriman Desember turun US$ 2,17, atau turun sebesar 2% menjadi US$ 107,80 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×