kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   2.000   0,08%
  • USD/IDR 18.065   31,00   0,17%
  • IDX 4.922   -263,25   -5,08%
  • KOMPAS100 620   -37,90   -5,76%
  • LQ45 479   -29,21   -5,74%
  • ISSI 170   -9,40   -5,24%
  • IDX30 268   -15,99   -5,64%
  • IDXHIDIV20 348   -18,73   -5,11%
  • IDX80 71   -4,32   -5,73%
  • IDXV30 98   -4,39   -4,30%
  • IDXQ30 88   -5,21   -5,60%

Harga minyak mulai mendekati US$ 95 per barel


Kamis, 24 Oktober 2013 / 06:45 WIB
ILUSTRASI. Meski kasus Covid-19 terus turun, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menegaskan, masih terlalu dini untuk menyatakan kemenangan. Fabrice Coffrini/Pool via REUTERS.


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

NEW YORK. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun ke level terendah hampir empat bulan akibat naiknya pasokan minyak melebihi harapan di Amerika Serikat, negara konsumen minyak terbesar dunia.

Harga minyak WTI untuk pengiriman Desember turun sebesar US$ 1,44 menjadi US$ 96,86 per barel di New York Mercantile Exchange. Ini merupakan harga minyak terendah sejak 28 Juni.

Sebelumnya, analis yang disurvei oleh Bloomberg memperkirakan, stok minyak di Oklahoma naik dan produksi minyak AS melonjak sampai level tertinggi dalam 24 tahun terakhir.

"Laporan ini menambahkan sinyal bearish yang cukup ke pasar," kata Julius Walker, analis energi global strategist dari UBS Securities LLC kepada Bloomberg di New York. Ia memproyeksikan harga minyak WTI berada di harga US$ 95 di kuartal ini.

Harga minyak Brent untuk pengiriman Desember turun US$ 2,17, atau turun sebesar 2% menjadi US$ 107,80 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×