Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
SINGAPURA. Harga kontrak minyak dunia merangsek ke atas level US$ 45 per barel pada hari ini (5/10). Mengutip data Bloomberg, siang tadi, harga kontrak minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk pengantaran November naik sebesar 45 sen menjadi US$ 45,99 sebarel di New York Mercantile Exchange. Pada pukul 07.35 waktu London, harga kontrak yang sama berada di level US$ 45,88 per barel.
Pada Jumat (2/10) lalu, harga kontrak minyak mencatatkan kenaikan sebesar 80 sen menjadi US$ 45,54 per barel.
Kenaikan harga minyak terjadi setelah adanya data yang menunjukkan penurunan jumlah rig pengeboran minyak di Amerika. Berdasarkan data yang dirilis Baker Hughes Inc, jumlah rig yang aktif saat ini turun sebanyak 26 menjadi 614 rig pada pekan lalu. Ini merupakan level terendah dalam lima tahun terakhir.
Penurunan jumlah rig mengindikasikan akan terjadinya penurunan produksi minyak di Amerika.
"Penurunan jumlah rig di Amerika akan menyebabkan penurunan produksi minyak yang sudah terjadi beberapa waktu terakhir. Selain itu, pemangkasan harga minyak yang dilakukan Arab Saudi mengindikasikan bahwa OPEC masih tetap menginginkan penguasaan market share di pasar minyak," jelas Hong Sung Ki, commodities analyst Samsung Futures Inc.
Sementara itu, harga kontrak minyak jenis Brent naik sebesar 1% menjadi US$ 48,59 per barel di ICE Futures Europe exchange.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News