kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Harga minyak mentah tergelincir potensi banjir pasokan dan lonjakan kasus Covid-19


Senin, 03 Agustus 2020 / 07:33 WIB
ILUSTRASI. Harga minyak dibuka melemah


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

Seperti diketahui, produksi minyak OPEC naik lebih dari 1 juta barel per hari pada bulan Juli karena Arab Saudi dan anggota Teluk lainnya mengakhiri pembatasan pasokan sukarela di atas kesepakatan yang dipimpin OPEC, dan anggota lain membuat kemajuan terbatas pada kepatuhan pemangkasan produksi.

Selain itu, OPEC+ akan meningkatkan produksi pada bulan Agustus, menambahkan sekitar 1,5 juta barel per hari ke pasokan global.

Sebuah jajak pendapat yang dilakukan Reuters menunjukkan, harga minyak ditetapkan untuk merangkak lambat ke atas di tahun ini karena pelonggaran secara bertahap terhadap pembatasan akibat dampak virus corona mendukung permintaan, meskipun gelombang Covid-19 kedua dapat memperlambat laju pemulihan.

Hal ini terbukti setelah negara bagian Victoria di Australia mendeklarasikan keadaan bencana dan pihak berwenang di Filipina mengatakan akan memberlakukan pembatasan baru di Manila pada minggu ini. Hal tersebut mencerminkan kekhawatiran di seluruh dunia tentang mengendalikan pandemi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×