kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.002,13   -6,29   -0.62%
  • EMAS1.133.000 0,18%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Harga Minyak Mentah Dunia Masih Bullish, Ini Faktor Pendorongnya


Rabu, 30 Agustus 2023 / 20:02 WIB
Harga Minyak Mentah Dunia Masih Bullish, Ini Faktor Pendorongnya


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Tendi Mahadi

"Drone Ukraina pada 6 Agustus menyerang sebuah kapal tanker minyak Rusia di Laut Hitam, rute yang menyumbang 20% minyak yang dijual Rusia setiap hari di pasar global," katanya.

Kedua, dari awal bulan ini ketika Arab Saudi dan Rusia mengatakan mereka akan memperpanjang pengurangan produksi minyak mentah. Arab Saudi mengatakan akan memperpanjang pengurangan produksi minyak mentah sebesar 1 juta barel per hari hingga September dan mengatakan produksi minyak mentahnya dapat diperpanjang, atau diperpanjang dan diperdalam.

Pemotongan produksi Saudi mempertahankan produksi minyak mentahnya sekitar 9 juta barel per hari, level terendah dalam beberapa tahun. Sementara itu, Wakil Perdana Menteri Rusia Novak mengatakan Rusia akan terus secara sukarela mengurangi pasokan minyaknya pada bulan September sebesar 300.000 barel per hari untuk menyeimbangkan pasar.

Rusia memangkas produksi minyak mentahnya sebesar 500.000 barel per hari pada bulan Agustus. Produksi minyak mentah OPEC pada bulan Juli turun 900.000 barel per hari ke level terendah dalamĀ  satu hingga tiga per empat tahun sebesar 27,79 juta barel per hari.

Ketiga, penurunan pengiriman minyak mentah Rusia. Data pelacakan kapal yang dipantau oleh Bloomberg menunjukkan pengiriman minyak mentah Rusia dalam empat minggu hingga 18 Agustus turun menjadi 2,29 juta barel per hari, rata-rata harian terendah dalam sepuluh bulan.

Keempat, data mingguan dari Vortexa pada hari Senin menunjukkan bahwa jumlah minyak mentah yang disimpan di seluruh dunia pada kapal tanker yang telah tidak bergerak setidaknya selama seminggu turun 23% b/b menjadi 82,34 juta Bbl pada 25 Agustus. Konsensusnya adalah persediaan minyak mentah mingguan EIA pada hari Rabu akan turun 2,19 juta barel.

"Minyak mentah diperkirakan diperdagangkan pada US$ 82,56/Bbl pada akhir kuartal ini dan diperkirakan akan diperdagangkan antara US$ 85 - US$ 90 per Bbl hingga akhir tahun," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Outlook 2024, Meneropong saham unggulan di Tahun Politik The Coughing Dragon | Global Market Series - China

[X]
×