kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.911   -77,00   -0,43%
  • IDX 6.090   -31,32   -0,51%
  • KOMPAS100 788   -5,07   -0,64%
  • LQ45 604   -4,14   -0,68%
  • ISSI 211   -0,65   -0,31%
  • IDX30 335   -2,72   -0,81%
  • IDXHIDIV20 426   -0,75   -0,18%
  • IDX80 90   -0,57   -0,63%
  • IDXV30 115   0,04   0,03%
  • IDXQ30 109   -0,48   -0,44%

Harga minyak mentah ditutup turun US$ 1 per barel, terseret lonjakan kasus Covid-19


Jumat, 10 Juli 2020 / 06:24 WIB
ILUSTRASI. harga minyak mentah turun US$ 1 per barel


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

Pesanan yang diperbarui kemungkinan akan mengurangi pemulihan permintaan bahan bakar yang berkelanjutan. Data dari Energy Information Administration menunjukkan, stok bensin AS turun 4,8 juta barel pekan lalu, jauh lebih banyak dari perkiraan para analis, karena permintaan mencapai level tertinggi sejak 20 Maret.

Di pusat penyimpanan Cushing, Oklahoma, stok minyak mentah naik sekitar 2 juta barel dalam sepekan hingga Selasa, kata para pedagang, mengutip laporan dari Genscape.

Baca Juga: Harga minyak terseret jumlah kasus virus corona baru di AS yang capai rekor terburuk

Di India, permintaan bahan bakar di bulan Juni turun 7,9% secara tahunan. Ini juga menjadi sentimen negatif bagi pasar pada hari Kamis.

"Angka permintaan India mengecewakan," kata Phil Flynn, Senior Analyst Price Futures Group di Chicago. "Itu tidak sesuai dengan narasi yang kami dengar bahwa ekonomi India bangkit kembali."

Namun, harga minyak berjangka yang masih bertahan di sekitar US$ 40 per barel sudah cukup baik mendekati pertemuan OPEC+ yang diselenggarakan pada 15 Juli mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×