kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Harga Minyak Melemah di Kamis (22/6) Pagi, Masih Menguat Dalam Sepekan Terakhir


Kamis, 22 Juni 2023 / 08:00 WIB
Harga Minyak Melemah di Kamis (22/6) Pagi, Masih Menguat Dalam Sepekan Terakhir
ILUSTRASI. Kamis (22/6) pukul 7.33 WIB, harga minyak WTI kontrak Agustus 2023 di New York Mercantile Exchange turun 0,12% ke US$ 72,44 per barel.


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak turun tipis setelah kemarin melesat. Kamis (22/6) pukul 7.33 WIB, harga minyak WTI kontrak Agustus 2023 di New York Mercantile Exchange turun 0,12% ke US$ 72,44 per barel.

Kemarin, harga minyak WTI melesat 1,88% dalam sehari. Dalam sepekan terakhir, harga minyak WTI masih menguat 2,30%.

Sedangkan harga minyak Brent kontrak Agustus 2023 di ICE Futures turun 0,14% ke US$ 77,01 per barel. Harga minyak acuan internasional ini masih menguat 1,77% dalam sepekan terakhir.

Baca Juga: Harga Gas Industri Melonjak, Emiten Mana yang Terdampak?

Harga minyak menguat di tengah potensi perbaikan permintaan di Asia. Sementara data industri di Amerika Serikat (AS) menunjukkan bahwa persediaan minyak mentah turun hingga pekan lalu.

Data American Petroleum Institute menunjukkan bahwa persediaan minyak mentah AS turun lebih dari 1 juta barel pada pekan lalu. Data resmi pemerintah AS akan dirilis nanti malam.

Harga minyak menunjukkan potensi kenaikan bulanan. Langkah China, importir minyak terbesar dunia, yang mengguyurkan stimulus dan memperbaiki kondisi ekonomi menjadi salah satu penyokong harga minyak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×