kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Harga minyak melejit hampir 2% setelah ledakan tanker Iran


Jumat, 11 Oktober 2019 / 14:03 WIB

Harga minyak melejit hampir 2% setelah ledakan tanker Iran
ILUSTRASI. FILE PHOTO: Gas flares from an oil production platform at the Soroush oil fields in the Persian Gulf, south of the capital Tehran, July 25, 2005. REUTERS/Raheb Homavandi/File Photo


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak melambung dalam satu jam perdagangan terakhir. Jumat (11/10) pukul 13.51 WIB, harga minyak WTI untuk pengiriman November 2019 di New York Mercantile Exchange melejit 1,81% ke US$ 54,52 per barel.

Sedangkan harga minyak brent untuk pengiriman Desember 2019 di ICE Futures melonjak 1,90% ke US$ 60,23 per barel. 

Baca Juga: Berseri, IHSG melompat lebih dari 1% perdagangan sesi I, Jumat (11/10)

Bloomberg melaporkan bahwa terjadi ledakan pada tanker Iran di dekat Jeddah, Arab Saudi. "Ledakan ini memicu potensi risiko geopolitik dan sekali lagi mengejutkan pasar sehingga harga minyak menguat," kata Will Sungchil Yun, analis komoditas HI Investmen & Futures Corp kepada Bloomberg.

Islamic Republic News Agency melaporkan bahwa tanker milik National Iranian Oil Company terbakar setelah ledakan. Kejadian ini makin melejitkan harga minyak yang sudah naik setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa negosiasi dagang antara AS dan China berlangsung sangat baik dan akan berlanjut hari ini.

Baca Juga: Minyak perpanjang kenaikan karena prospek penurunan produksi OPEC

Yun mengatakan bahwa kenaikan harga lebih lanjut harus diperhatikan, karena investor saat ini fokus pada negosiasi dagang. "Kenaikan harga tidak akan berlangsung lama jika negosiasi tidak menghasilkan kesepakatan," kata dia.


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati
Editor: Wahyu Rahmawati

Video Pilihan


Close [X]
×