kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Harga minyak masih tertahan pasokan


Selasa, 08 Agustus 2017 / 07:38 WIB


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

JAKARTA. Harga minyak melanjutkan penurunan hari sebelumnya. Pada Selasa (8/8) pukul 7.24 WIB, harga minyak west texas intermediate untuk pengiriman September 2017 turun 0,16% ke level US$ 49,31 per barel ketimbang hari sebelumnya. Kemarin, harga minyak WTI ini pun turun tipis 0,38%.

Sejalan, harga minyak brent untuk pengiriman Oktober 2017 di ICE Futures pun turun 0,29% ke level US% 52,22 per barel. Kemarin, harga minyak ini terkoreksi tipis 0,09% ketimbang posisi akhir pekan lalu.

Harga minyak masih mendapatkan sentimen negatif dari peningkatan produksi OPEC dan Amerika Serikat (AS). Produksi minyak Libya pada lapangan Sharara kembali ke level normal. Lapangan minyak ini mendorong kenaikan produksi Libya menjadi lebih dari 1 juta barel per hari pada akhir Juni lalu.

Pertemuan OPEC dan non OPEC yang berlangsung kemarin hingga hari ini mendiskusikan cara untuk meningkatkan kepatuhan anggota atas rencana pemangkasan produksi 1,8 juta barel per hari. Berdasarkan data Thomson Reuters Oil Research pekan lalu, ekspor minyak mentah OPEC bulan Juli naik ke rekor tertinggi, 26,11 juta barel per hari.

Sebagian besar kenaikan berasal dari Nigeria. "Pasar bensin mengarah ke harga rendah karena pertemuan OPEC di Abu Dhabi kurang meyakinkan pasar bahwa pemangkasan produksi akan membaik," kata Tim Evans, energy futures specialist Citi Futures dalam catatan yang dikutip CNBC.

Produksi minyak minggua AS mencapai 9,43 juta barel per hari hingga 28 Juli lalu. Ini adalah level tertinggi sejak Agustus 2015.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×