kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.061   61,00   0,34%
  • IDX 5.734   -206,81   -3,48%
  • KOMPAS100 757   -28,35   -3,61%
  • LQ45 570   -18,92   -3,21%
  • ISSI 199   -6,89   -3,34%
  • IDX30 323   -10,54   -3,16%
  • IDXHIDIV20 402   -10,51   -2,55%
  • IDX80 86   -3,16   -3,56%
  • IDXV30 110   -3,44   -3,03%
  • IDXQ30 105   -3,15   -2,92%

Harga minyak masih melorot


Rabu, 27 Juli 2011 / 11:52 WIB
When I Was The Most Beautiful tamat dengan rating tertinggi sepanjang penayangan.


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SINGAPURA. Kontrak harga minyak di New York mengalami penurunan. Pasar berspekulasi, cadangan minyak AS akan mengalami peningkatan sehingga mengindikasikan permintaan minyak dunia akan melorot.

Pagi tadi, kontrak harga minyak untuk pengantaran September turun 54 sen menjadi US$ 99,05 per barel di New York Mercantile Exchange. Pada pukul 12.16 waktu Singapura, kontrak yang sama berada di level US$ 99,14 sebarel. Dalam setahun terakhir, harga minyak sudah naik 28%.

Sementara itu, kontrak harga minyak jenis Brent di ICE Futures Europe Exchange turun 0,2% menjadi US$ 118,04 per barel.

"Faktor utama yang mendorong pasar minyak adalah demand dan supply. Harga minyak akan mengalami naik turun hingga masalah isu utang AS terpecahkan," jelas Ken Hasegawa, commodity-derivatives sales manager Newedge Group di Tokyo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×