kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Harga minyak kian mendekati level terendah 6 pekan


Selasa, 24 September 2013 / 08:44 WIB
ILUSTRASI. Kemnaker akan kembali menyalurkan bantuan subsidi upah (BSU) untuk para pekerja yang terdampak pandemi Covid-19.


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SINGAPURA. Harga kontrak minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) pagi ini (24/9) bergerak mendekati level terendah dalam enam pekan terakhir.

Berdasarkan data Bloomberg, pada pukul 07.33 waktu Singapura, harga kontrak minyak WTI untuk pengantaran November turun 21 sen menjadi US$ 103,38 per barel.

Kemarin, kontrak yang sama turun untuk hari ketiga menjadi US$ 103,59 per barel. Jika dihitung, harga kontrak minyak sudah naik 7,1% pada kuartal ini dan 13% di sepanjang tahun 2013.

Penurunan harga minyak dipicu oleh adanya spekulasi bahwa resolusi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) pada pekan ini akan mengurangi kepemimpinan AS atas serangan ke Suriah. Asal tahu saja, kemarin, PBB tengah berupaya untuk mencapai kesepakatan dengan Suriah yang didasarkan pada permintaan AS dan Rusia.

Sementara itu, harga kontrak minyak jenis Brent untuk pengantaran November turun US$ 1,06 atau 1% menjadi US$ 108,16 per barel di ICE Futures Europe exchange.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×