kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Harga minyak dunia anjlok, emiten sektor ini bisa ketiban pulung


Selasa, 21 April 2020 / 19:18 WIB
ILUSTRASI. FILE PHOTO: Flames emerge from flare stacks at Nahr Bin Umar oilfield, north of Basra, Iraq, September 16, 2019. REUTERS/Essam Al-Sudani/File Photo


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Noverius Laoli

Dus, Stefanus merekomendasikan beli (buy) saham UNTR dengan target harga Rp 23.000.

Untuk diketahui, penyebaran virus Corona (Covid-19) membuat harga minyak dunia semakin merana. Bahkan, pada perdagangan Senin (20/4), harga minyak dunia jenis West Texas Intermediate (WTI) menyentuh harga minyak terendah sepanjang sejarah. Kemarin, harga minyak untuk pengiriman Mei anjlok ke level US$ -37,63 per barel.

Baca Juga: Harga minyak dunia turun, begini dampaknya pada kinerja Samindo Resources (MYOH)

Frederik menilai, anjloknya harga minyak mentah berkaitan dengan penuhnya tempat penyimpanan di Amerika Serikat (AS) sehingga Negeri Paman Sam tersebut harus melakukan dumping dengan cara menurunkan harga.

Melihat kondisi oversupply ini, Frederik menilai bila negara-negara OPEC+ tidak melakukan pemangkasan produksi maka harga minyak mentah akan terus tertekan di kisaran US$ 22 – US$ 26 per barel.

“Atau bahkan bisa lebih rendah lagi bila kondisi permintaan semakin memburuk,” tutup dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×