kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.845   -45,00   -0,25%
  • IDX 6.337   35,43   0,56%
  • KOMPAS100 829   6,30   0,77%
  • LQ45 632   4,70   0,75%
  • ISSI 219   2,04   0,94%
  • IDX30 353   2,32   0,66%
  • IDXHIDIV20 429   1,61   0,38%
  • IDX80 95   0,70   0,74%
  • IDXV30 118   0,79   0,67%
  • IDXQ30 112   0,56   0,50%

Harga jagung tersulut krisis di Krimea


Rabu, 19 Maret 2014 / 10:45 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi IPO atau Go Public; initial public offering; bursa efek indonesia; bei; KONTAN/Daniel Prabowo/4/11/2016


Sumber: Bloomberg | Editor: Asnil Amri

SINGAPURA. Krisis yang terjadi di Krimea berdampak pada harga pangan khususnya jagung. Adanya rencana sanksi lanjutan yang diberikan Amerika Serikat (AS) dan Eropa kepada Rusia yang mendukung pemisahan diri Krimea, membuat harga jagung membumbung tinggi.

Di Chicago Board of Trade, harga kontrak jagung pengiriman Mei naik 0,7% menjadi US$ 4,895 per bushel, dan dijual senilai US$ 4,89 per bushel di Singapura pada pukul 11:20 waktu Singapura, Rabu (19/3)

Kenaikan harga jagung hari ini memperpanjang kenaikan harga jagung yang sudah naik sebesar 1,7% kemarin (18/3). Kenaikan harga jagung menyusul ketegangan di Krimea yang memutuskan bergabung dengan Rusia dan meninggalkan Ukraina.

Sementara itu, Perdana Menteri Inggris, David Cameron bersumpah untuk menyetujui adanya sanksi tambahan kepada Rusia. Kondisi di Ukraina cukup berpengaruh kepada harga jagung, sebab Ukraina merupakan negara pengekspor jagung terbesar ketiga dunia. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×