kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Harga gas alam jatuh pasca-badai di AS


Kamis, 14 September 2017 / 22:02 WIB


Reporter: Nathania Pessak | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - Aksi wait and see pelaku pasar terhadap rilis data cadangan gas alam Amerika Serika (AS) menekan harga komoditas energi ini.

Mengutip Bloomberg, Kamis (14/9), harga gas alam kontrak pengiriman Oktober 2017 di New York Mercantile Exchange (Nymex) turun 0,16% ke level US$ 3,053 per mmbtu dibanding hari sebelumnya.

“Harga hari ini konsolidasi karena market menunggu data persediaan gas alam yang akan rilis Kamis malam,” ujar Research & Analyst Asia Tradepoint Andri Hardianto, hari ini.

Pasalnya, pasca-dua badai besar yakni badai Harvey dan badai Irma yang menyerang dua negara bagian AS, permintaan di Texas dan Florida pun menurun. “Dari 4,4 juta kaki kubik, turun jadi 2,74 kaki kubik,” ungkap Andri.

Sebagai informasi, gas alam digunakan sebagai pembangkit tenaga listrik. Dengan adanya badai yang menerjang dua negara bagian AS tersebut, otomatis semua listrik yang terdapat di sana mati.

“Seiring dengan diprediksinya kenaikan produksi, tetapi permintaan menurun, maka ini jadi sentimen negatif bagi harga gas alam,” tutur Andri.

Andri meramalkan, hingga pekan depan harga gas alam masih akan turun, sebab proses rekonstruksi di Texas dan Florida akan memakan waktu yang cukup lama sehingga permintaan dari dua negara tersebut masih belum akan kembali normal.

Untuk itu, prediksi Andri, besok (15/9) harga gas alam masih akan melanjutkan pelemahan di rentang US$ 3,020-US$ 3,070 per mmbtu. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×