kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.000   37,00   0,21%
  • IDX 5.773   78,37   1,38%
  • KOMPAS100 751   15,47   2,10%
  • LQ45 569   12,39   2,22%
  • ISSI 200   1,52   0,76%
  • IDX30 323   6,96   2,20%
  • IDXHIDIV20 397   8,25   2,12%
  • IDX80 85   1,76   2,11%
  • IDXV30 108   1,33   1,25%
  • IDXQ30 104   2,09   2,05%

Bursa Asia Melemah di Pagi Ini (2/7), Indeks Kospi Anjlok Lebih dari 5%


Kamis, 02 Juli 2026 / 08:34 WIB
Bursa Asia Melemah di Pagi Ini (2/7), Indeks Kospi Anjlok Lebih dari 5%
ILUSTRASI. Pasar saham Asia tertekan parah, terutama Kospi yang jatuh 5% pada perdagangan pagi ini (2/7/2026).  


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Asia cenderung melemah pada perdagangan pagi ini. Kamis (2/7/2026) pukul 08.25 WIB, indeks Nikkei 225 turun 1,69% ke 69.280,5. Berbeda, indeks Hang Seng dibuka menguat 0,83% ke 23.071,43.

Selanjutnya indeks Taiex terlihat turun 1,97% menjadi 46.091,91 dan indeks Kospi anjlok 4,15% ke 7.958,96. Sedangkan indeks ASX 200 turun tipis 0,05% ke 8.718,5.

Di sisi lain, FTSE Straits Times menguat 0,25% ke 5.174,62 dan FTSE Malay KLCI naik 0,21% menjadi 1.660,24.

Bursa Asia cenderung melemah dengan indeks Kospi memimpin koreksi di kawasan. Di mana, Kospi anjlok lebih dari 5% pada awal perdagangan dan mendorong Bursa Korea Selatan untuk menghentikan sementara perdagangan selama 5 menit untuk mengekang volatilitas.

Baca Juga: Emiten Big Caps: Buyback Triliunan Tak Mampu Bendung Koreksi Harga Saham

Sedangkan indeks Kosdaq yang berkapitalisasi kecil juga ambles 3,55% di pagi ini.

Pergerakan saham di Asia terjadi setelah indeks utama Amerika Serikat ditutup melemah tipis di sesi sebelumnya. Wall Street melemah dengan indeks Dow menghapus lompatan 423,46 poin yang membawanya ke rekor tertinggi hingga ditutup tepat di bawah garis datar.

Indeks S&P 500 dan indeks Nasdaq Composite ditutup turun masing-masing 0,2% dan 0,7%, karena investor mengurangi posisi di pembuat chip.

Wall Street juga menantikan laporan pekerjaan bulan Juni. Ekonom yang disurvei oleh Dow Jones memperkirakan perekonomian akan menambah 115.000 lapangan pekerjaan pada bulan lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU

[X]
×