kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.914   -281,38   -4,54%
  • KOMPAS100 783   -41,23   -5,00%
  • LQ45 590   -29,77   -4,81%
  • ISSI 205   -9,46   -4,41%
  • IDX30 334   -15,33   -4,38%
  • IDXHIDIV20 413   -15,06   -3,52%
  • IDX80 89   -4,94   -5,27%
  • IDXV30 113   -4,40   -3,74%
  • IDXQ30 108   -4,14   -3,69%

Harga emas terserang koreksi tipis


Selasa, 29 November 2016 / 17:21 WIB


Reporter: Namira Daufina | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Koreksi harga komoditas pun terasa pada pergerakan harga si kuning emas. Meski tipis, harga emas gagal mempertahankan posisinya di area tertingginya dalam dua bulan terakhir.

Mengutip Bloomberg, Selasa (29/11) pukul 14.54 WIB harga emas kontrak pengiriman Februari 2017 di Commodity Exchange tergelincir 0,05% di level US$ 1.193,20 per ons troi dibanding hari sebelumnya.

“Banyak terjadi aksi jual dan hold di pasar saat ini sembari menanti keputusan The Fed pada rapat FOMC bulan depan,” kata Golf Hirunyasiri, Managing Director Bangkok-based MTS Gold Group seperti dikutip dari Bloomberg.

Sembari menanti pertemuan The Fed pertengahan Desember 2016 mendatang, diprediksi harga emas akan bergerak dalam rentang US$ 1.180 – US$ 1.200 per ons troi. Kecuali nantinya ada kejutan atau rilis data ekonomi AS yang signifikan dan bisa mempengaruhi pergerakan.

Tekanan juga datang dari laporan kepemilikan emas di ETF yang turun menjadi 1.887 ton per Senin (28/11) kemarin atau merupakan level terendahnya sejak Juni 2016 lalu.

Meski demikian daya tahan harga emas juga masih ada. Referendum di Itali yang akan berlangsung pada 4 Desember 2016 mengenai penolakan terhadap Perdana Menteri, Matteo Renzi cukup menaikkan pamor logam mulia. Ketidakpastian di pasar akan mendorong naiknya permintaan termasuk paladium.

“Jika nantinya Perdana Menteri Renzi gagal mempertahankan posisinya, maka harga emas akan bisa terbang ke level US$ 1.215 per ons troi,” duga Zhou Shiwei, Analis Phillip Futures Pte di Singapore.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×