kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Harga Emas Terkoreksi pada Perdagangan Senin (25/4) Pagi


Senin, 25 April 2022 / 07:28 WIB
Harga Emas Terkoreksi pada Perdagangan Senin (25/4) Pagi
ILUSTRASI. Harga emas terkoreksi. REUTERS/Edgar Su


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas terkoreksi pada perdagangan Senin (25/4) pagi. Pukul 07.18 WIB, harga emas untuk pengiriman Juni 2022 di Commodity Exchange ada di US$ 1.932,40 per ons troi, turun 0,09% dari akhir pekan lalu yang ada di US$ 1.934,30 per ons troi.

Harga emas terkoreksi di tengah prospek kenaikan suku bunga Amerika Serikat yang lebih cepat dari perkiraan.

Mengutip Bloomberg, harga emas turun setelah pekan lalu Gubernur The Fed Jerome Powell menguraikan pendekatan yang paling agresif untuk menjinakkan inflasi saat ini dengan menyebut bahwa opsi kenaikan suku bunga 50 basis poin sudah siap pada pertemuan kebijakan Mei.

Baca Juga: Harga Emas Anjlok 2,4% di Pekan Ini, Pengetatan Kebijakan The Fed Jadi Biang Keladi

Harga emas didukung oleh permintaan safe haven karena perang Rusia Ukraina dan kekhawatiran tentang inflasi dan pertumbuhan global. Data awal yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, kepemilikan di bursa berjangka yang didukung emas batangan naik untuk hari kelima berturut-turut.

"Dari peningkatan lebih lanjut dalam taruhan kenaikan suku bunga yang tercermin dalam dana berjangka Fed, pasar jelas menganggap komentar Powell mengambil langkah lain menuju akhir yang hawkish, dengan meningkatnya imbal hasil obligasi yang diterjemahkan menjadi beberapa tekanan ke bawah untuk emas," kata Ya Jung Rong, ahli strategi IG Asia Pte.

Namun, ia menambahkan, permintaan safe haven yang sedang berlangsung dapat mendukung emas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×