kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.325.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Harga Emas Spot Turun Seiring Penguatan Dolar dan Berlarutnya Plafon Utang AS


Kamis, 25 Mei 2023 / 05:58 WIB
Harga Emas Spot Turun Seiring Penguatan Dolar dan Berlarutnya Plafon Utang AS
ILUSTRASI. Emas batangan


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas tergelincir pada hari Rabu (24/5) karena dolar Amerika Serikat (AS) menguat, memotong beberapa arus safe-haven menjadi emas dari risiko gagal bayar utang AS. Sementara investor memperhatikan risalah pertemuan Federal Reserve’ bulan Mei.

Melansir Reuters, harga emas spot turun 0,6% pada US$1.962,92 per ons troi pada pukul 14:25. EDT (1825 GMT), setelah sebelumnya naik sebanyak 0,5%. Sedangkan, harga emas berjangka AS menetap lebih rendah 0,5% pada $1.964,60.

Indeks dolar mencapai tertinggi baru dua bulan, membebani permintaan emas batangan dengan harga greenback.

Menteri Keuangan AS Janet Yellen mempertahankan awal Juni sebagai tenggat waktu gagal bayar plafon utang. Sementara negosiator untuk Presiden dari Partai Demokrat Joe Biden dan anggota kongres utama dari Partai Republik Kevin McCarthy berkumpul kembali untuk mencoba mencapai kesepakatan.

Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Tak Berubah, Tetap Rp 1.056.000 Per Gram Pada Rabu (24/5)

"Sebagian besar, berita utama pagu utang sedang dimainkan," kata Daniel Ghali, analis komoditas di TD Securities.

Emas naik pada sesi sebelumnya "meskipun hambatan dari dolar yang meningkat secara luas, yang mengungkapkan permintaan penting di balik layar", tambah Ghali.

Indeks utama Wall Street turun karena kebuntuan pagu utang membuat investor gelisah.

“Jika masalah perbankan regional AS mereda dan kesepakatan untuk mencapai batas atas utang, emas bisa jatuh lebih jauh,” kata Edward Gardner, ekonom komoditas di Capital Economics.

Pejabat The Fed "secara umum setuju" bulan lalu bahwa kebutuhan untuk kenaikan suku bunga lebih lanjut "telah menjadi kurang pasti", menurut risalah pertemuan 2-3 Mei yang dirilis pada hari Rabu.

Gubernur The Fed Christopher Waller mengatakan bahwa meskipun melewatkan kenaikan suku bunga pada pertemuan bulan depan dimungkinkan, kampanye kenaikan suku bunga tidak mungkin diakhiri.

Baca Juga: Simak Panduan Berinvestasi Saham Seperti Warren Buffett

Bullion melayang tepat di atas posisi terendah 1,5 bulan yang disentuh minggu lalu, karena suku bunga yang lebih tinggi cenderung meningkatkan biaya peluang memegang emas tanpa bunga.

Di tempat lain, harga perak spot turun 1,4% menjadi US$23,10 per ons troi, platinum turun 2,2% menjadi US$1.024,59. Sedangkan, palladium turun 2,6% ke level terendah hampir dua bulan di US$1.408,00.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×