kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45952,23   -6,72   -0.70%
  • EMAS1.033.000 0,49%
  • RD.SAHAM -0.04%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Harga Emas Spot Melorot 1,2% ke US$1.775,68, Tertekan Rebound Dolar


Senin, 05 Desember 2022 / 23:19 WIB
Harga Emas Spot Melorot 1,2% ke US$1.775,68, Tertekan Rebound Dolar
ILUSTRASI. Emas batangan


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA, Harga emas turun tajam pada hari Senin (5/12). Dolar kembali melonjak setelah sajian data ekonomi yang kuat memicu spekulasi dapat memberikan umpan kepada Federal Reserve untuk mempercepat kenaikan suku bunga.

Melansir Reuters, harga emas spot merosot 1,2% menjadi US$1.775,68 per ons troi pada pukul 10:36 ET (1536 GMT), setelah menyentuh level tertinggi sejak 5 Juli di US$1.809,91 pada hari sebelumnya.

Sedangkan, harga emas berjangka AS turun 1,3% menjadi US$1.786,90. Harga perak juga terjebak dalam slipstream emas, turun 3,2% menjadi US$22,38.

Baca Juga: Harga Emas Antam Naik Rp 1.000 Hari Ini 5 Desember, Simak Daftarnya

Aktivitas industri jasa AS secara tak terduga meningkat pada bulan November, dengan ketenagakerjaan pulih kembali, menawarkan lebih banyak bukti tentang momentum yang mendasari ekonomi karena bersiap menghadapi resesi yang diantisipasi tahun depan.

“Data ISM yang lebih panas dari perkiraan mendorong reli indeks dolar, pada gilirannya menyebabkan aksi jual emas dan perak di tengah ekspektasi bahwa The Fed akan menjadi lebih hawkish,” kata Phillip Streible, kepala analis pasar di Blue Line Futures.

Pemantulan dolar selanjutnya membuat emas kurang menarik bagi pedagang emas batangan yang memegang mata uang lain.

Di sisi teknis, emas "mencapai rata-rata pergerakan 200 hari tadi malam yaitu $1.823,90 ... kami telah mundur sejak itu."

Emas juga kehilangan beberapa keuntungan dari reli sebelumnya, didorong oleh berita tentang konsumen bullion teratas China yang melonggarkan beberapa pembatasan Covid-19.

Pedagang emas masih fokus pada jalur kenaikan suku bunga Federal Reserve AS, dengan pelunakan baru-baru ini dari sikap agresifnya memberi dorongan pada bullion yang tidak memberikan imbal hasil.

Baca Juga: Harga Emas Naik di Awal Perdagangan Senin (5/12)

"Jalur emas jangka pendek akan sangat dipengaruhi oleh data CPI AS yang akan datang. Kami masih mencari kenaikan suku bunga lebih lanjut yang membebani emas selama beberapa minggu mendatang," kata analis UBS Giovanni Staunovo.

Data CPI November akan dirilis pada 13 Desember.

Di tempat lain, harga platinum turun hampir 1% menjadi US$1.004,56 per ons troi dan paladium turun 0,2% menjadi US$1.895,38.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×