kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.992.000   -5.000   -0,17%
  • USD/IDR 17.023   49,00   0,29%
  • IDX 7.044   -93,03   -1,30%
  • KOMPAS100 973   -15,84   -1,60%
  • LQ45 717   -11,70   -1,61%
  • ISSI 246   -3,63   -1,46%
  • IDX30 388   -3,58   -0,91%
  • IDXHIDIV20 485   -1,86   -0,38%
  • IDX80 109   -1,95   -1,76%
  • IDXV30 132   0,59   0,45%
  • IDXQ30 126   -0,61   -0,48%

IHSG Terkoreksi 1,37% di Sesi I Senin (16/3): Saham DSSA, BRPT, AMMN Jadi Top Losers


Senin, 16 Maret 2026 / 12:22 WIB
IHSG Terkoreksi 1,37% di Sesi I Senin (16/3): Saham DSSA, BRPT, AMMN Jadi Top Losers
ILUSTRASI. IHSG ditutup turun 4,57 persen ke level 7.577,06 (ANTARA FOTO/ASPRILLA DWI ADHA)


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 1,37% pada perdagangan sesi pertama Senin (16/3/2026) ke level 7.039,41, mengikuti pelemahan bursa regional yang dibayangi memanasnya konflik Timur Tengah.

Dari total 819 saham yang diperdagangkan, 537 saham turun, 166 saham naik, dan 116 saham stagnan, dengan volume perdagangan mencapai 18,9 miliar saham senilai Rp 8,2 triliun.

Baca Juga: Merdeka Battery Materials (MBMA) Bakal Gelar Buyback Saham Rp 1,7 Triliun

Tujuh indeks sektoral menekan IHSG pagi ini, dengan penurunan terdalam terjadi pada sektor dasar (IDX-Basic) 2,02%, energi (IDX-Energy) 1,75%, dan energi tambahan (IDX-Energy) 1,12%.

Saham-saham LQ45 yang melemah paling tajam meliputi:

  • PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) turun 7,40% ke Rp 61.975
  • PT Barito Pacific Tbk (BRPT) turun 6,20% ke Rp 1.285
  • PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) turun 5,86% ke Rp 4.660

Sementara itu, saham LQ45 yang menguat di sesi pagi antara lain:

  • PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) naik 7,81% ke Rp 276
  • PT Charoen Pokphand Tbk (CPIN) naik 3,33% ke Rp 3.720
  • PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik 2,36% ke Rp 4.340

Baca Juga: Raharja Energi Cepu (RATU) Bakal Terbitkan Obligasi dan Sukuk Senilai Rp 800 Miliar

 

Pelemahan IHSG sejalan dengan pasar saham Asia-Pasifik yang juga jatuh, seiring investor menilai dampak harga minyak tinggi dan ketegangan konflik antara Amerika Serikat dan Iran.

Harga minyak mentah AS sempat menembus US$ 100 per barel karena ancaman serangan militer terhadap Pulau Kharg, yang menjadi jalur strategis minyak Iran.

Minyak AS diperdagangkan flat di US$ 98,7 per barel, sementara Brent naik 0,48% menjadi US$ 103,7 per barel.

Goldman Sachs memperingatkan lonjakan harga energi akibat perang dapat menekan pertumbuhan ekonomi global sekitar 0,3% dalam setahun dan mendorong inflasi utama naik 0,5%–0,6%.

Tekanan inflasi juga meningkat dari harga gas alam, terutama jika Selat Hormuz tetap ditutup.

Baca Juga: Rekomendasi Saham Emiten Hotel dan Resor Jelang Libur Lebaran 2026

Di regional, indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,3%, CSI 300 Tiongkok melemah 0,31%, meski data ekonomi Tiongkok menunjukkan pertumbuhan ritel 2,8% dan produksi industri 6,3%, lebih tinggi dari ekspektasi.

Pasar saham Jepang juga tertekan, dengan Nikkei 225 turun 1,07% dan Topix melemah 0,98%, sementara Kospi Korea stabil dan Kosdaq turun 1,72%. Indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,44%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×