kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.347.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Harga Emas Spot Bertahan di US$2.032,90 Rabu (28/2), Menanti Isyarat dari The Fed


Rabu, 28 Februari 2024 / 22:22 WIB
Harga Emas Spot Bertahan di US$2.032,90 Rabu (28/2), Menanti Isyarat dari The Fed
ILUSTRASI. Emas batangan


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Harga emas naik pada hari Rabu (28/2). Para pedagang menunggu data ekonomi utama dan komentar dari pejabat bank sentral Amerika Serikat (AS) mengenai jadwal penurunan suku bunga.

Melansir Reuters, harga emas di pasar spot naik 0,2% menjadi US$2.032,90 per ons troi pada pukul 1428 GMT. Sedangkan, harga emas berjangka AS stabil di US$2.043,90 per ons troi.

"The Fed memegang kendali pasar emas. Kita bisa melihat harga tertinggi sepanjang masa ketika mereka mengatakan sesuatu yang lebih ringkas mengenai kapan penurunan suku bunga akan dilakukan," kata Bob Haberkorn, senior market strategist di RJO Futures.

Baca Juga: Harga Emas Stabil Karena Imbal Hasil yang Lebih Rendah Mengimbangi Penguatan Dolar

"Emas mengalami sesi yang tenang menjelang data besok. Kita perlu melihat data yang jauh lebih baik yang menunjukkan inflasi mereda agar harga bisa bergerak di atas angka US$2.050."

Data pada hari Rabu menunjukkan perekonomian AS tumbuh dengan kuat pada kuartal keempat di tengah kuatnya belanja konsumen, namun tampaknya melambat pada awal tahun baru.

Fokus pasar adalah pada ukuran inflasi pilihan Federal Reserve – indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) yang akan dirilis pada hari Kamis (29/2).

Komentar The Fed baru-baru ini dan data inflasi yang panas telah mendorong spekulasi penurunan suku bunga pertama The Fed di bulan Juni, dibandingkan dengan bulan Maret di awal tahun.

Suku bunga yang lebih tinggi cenderung menghambat investasi pada emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.

Baca Juga: Harga Minyak Turun, Kehati-hatian The Fed Mengalahkan Pemangkasan Produksi OPEC+

Gubernur Fed Michelle Bowman pada hari Selasa (27/2) mengisyaratkan dia tidak terburu-buru untuk menurunkan suku bunga, terutama mengingat risiko kenaikan inflasi.

"Tanda-tanda melemahnya perekonomian diperkirakan akan mendukung emas karena hal tersebut memberikan tekanan yang lebih besar pada bank sentral untuk menurunkan suku bunga," kata Frank Watson, analis pasar di Kinesis Money, dalam sebuah catatan.

Di tempat lain, harga platinum spot turun 0,9% menjadi US$880,55 per ons troi, paladium turun 2,6% menjadi US$912,25, dan perak datar di US$22,43.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×