kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Harga emas mumbul dari level terendah dua pekan


Selasa, 24 Oktober 2017 / 07:24 WIB


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Koreksi harga emas yang terjadi akhir pekan lalu mulai berbalik arah. Selasa (24/10) pukul 7.12 WIB, harga emas untuk pengiriman Desember 2017 di Commodity Exchange menguat 0,23% menjadi US$ 1.283,90 per ons troi ketimbang penutupan awal pekan di US$ 1.280,90 per ons troi.

Harga emas kemarin naik tipis dari level terendah dalam dua pekan terakhir. Kenaikan harga emas dipicu oleh aksi beli emas di harga murah. "Trader membeli emas dan harganya mencapai moving average 100-hari, lalu sinyal beli terhenti," kata seorang trader emas kepada CNBC.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mempertimbangkan nominasi Jerome Powell dan John Taylor sebagai orang nomor satu dan dua di bank sentral AS. Taylor dipandang sebagai orang yang lebih hawkish ketimbang Powell.

Tapi, keduanya mendukung kenaikan suku bunga. "Langkah reformasi pajak mulai tampak dan calon gubernur Federal Reserve makin jelas, ini menimbulkan penguatan dollar AS terhadap mata uang lain," ungkap MKS dalam catatan.

Penguatan dollar dan prospek kenaikan suku bunga akan menekan harga emas ke depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×