kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Harga emas menuju koreksi mingguan


Jumat, 20 Oktober 2017 / 18:48 WIB


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pergerakan harga emas menunjukkan koreksi mingguan lantaran tertekan oleh penguatan kurs dollar Amerika Serikat (AS). Hal tersebut terjadi setelah perkembangan di Washington menunjukkan dukungan pada rencana pemangkasan pajak Presiden AS Donald Trump.

Di samping itu, bursa saham di Amerika Serikat (AS) mencatat rekor, dengan kemungkinan adanya implikasi kebijakan dari gubernur Federal Reserve yang baru sehingga menambah tekanan bagi emas. Mengutip Bloomberg, Jumat (20/1) pukul 17.06 WIB, harga emas kontrak pengiriman Desember 2017 di Commodity Exchange melemah 0,66% ke level US$ 1.281,5 per ons troi dibanding sehari sebelumnya. Sepekan terakhir emas tergerus 1,8%.

Dalam pertemuan pada Kamis (19/10) Fraksi Republik di Senat AS menyetujui anggaran negara yang akan mempercepat rencana pemangkasan pajak. Sementara indeks S&P 500 menguat kembali menuju level tertinggi sepanjang masa.

"Emas menghadapi guncangan berkelanjutan dari rekor tertinggi di saham AS serta kondisi pasar sekarang yang menempatkan lebih dari 80% kemungkinan kenaikan suku bunga pada Desember," kata Jordan Eliseo, Kepala Ekonom Australian Bullion Co di Sydney, seperti dikutip Bloomberg, Jumat (20/10). "Dollar AS juga sepertinya akan menguat dalam jangka pendek," imbuhnya,

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×