kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Harga Emas Menguat Tipis di Awal Perdagangan Akhir Tahun 2021


Jumat, 31 Desember 2021 / 09:39 WIB
ILUSTRASI. Emas menguat tipis di awal perdagangan hari ini


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - MELBOURNE. Harga emas kini berada di jalur kinerja terburuknya dalam enam tahun, meskipun harga naik tipis pada awal perdagangan hari ini. Sentimen datang karena imbal hasil US Treasury masih melemah dan meningkatkan daya tarik emas dengan mengurangi biaya peluangnya.

Jumat (31/12), harga emas spot naik 0,2% menjadi US$ 1.818,43 per ons troi dan berada dekat level tertinggi satu bulan yang dicetak pada 28 Desember lalu.

Sementara itu, harga emas berjangka untuk kontrak pengiriman Februari 2022 juga menguat 0,2% ke US$ 1.818,00 per ons troi.

Dengan posisi saat ini, emas berada di jalur penurunan tahunan terbesar sejak 2015, setelah melemah 4% sepanjang tahun ini, karena ekonomi dunia pulih dari dampak pandemi Covid-19, dan mengurangi permintaan untuk aset safe-haven.

Baca Juga: Harga Emas Antam Naik Rp 5.000 menjadi Rp 938.000 Per Gram Pada Hari Ini (31/12)

Sementara itu, yield US Treasury untuk tenor acuan 10 tahun turun dari posisi tertinggi dalam satu bulan pada hari Kamis, tanpa katalis utama untuk mendorong arah pasar dan banyak pedagang keluar sebelum liburan Tahun Baru.

Setali tiga uang, indeks dolar AS juga bergerak tak jauh dari level terendah satu bulan karena investor melihat melampaui lonjakan kasus varian Omicron Covid-19 dan menyukai mata uang berisiko.
Dolar yang lebih kuat membuat emas lebih mahal bagi pembeli yang memegang mata uang lain.

Wall Street ditutup lebih rendah pada hari Kamis, setelah volume perdagangan menipis karena libur akhir tahun.

Padahal, data klaim pengangguran AS turun bahkan ketika infeksi Covid-19 di Amerika Serikat mencapai rekor tertinggi untuk hari kedua berturut-turut, data Reuters menunjukkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×