kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.581   28,00   0,16%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Harga emas melanjutkan rally, ditopang kekhawatiran perlambatan ekonomi global


Senin, 10 Februari 2020 / 07:55 WIB
ILUSTRASI. Harga emas.


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas terus melanjutkan rally sejak pekan lalu. Senin (10/2) pukul 07.45 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2020 di Commodity Exchange ada di US$ 1.576,70 per ons troi, naik 0,21% dari akhir pekan lalu yang ada di US$ 1.573,40 per ons troi.

Kenaikan harga emas ditopang oleh kekhawatiran perlambatan ekonomi akibat merebaknya wabah virus corona dan suku bunga yang lebih rendah secara global mengimbangi data ekonomi AS yang kuat.

Baca Juga: Harga emas bisa menyentuh US$ 1.600 per ons troi dalam waktu dekat

"Pasar tampaknya lebih khawatir tentang wabah virus corona di China," kata Tai Wong, kepala perdagangan derivatif logam dasar dan mulia di BMO seperti dikutip Reuters.

"Reaksi tajam, cepat, dan berlawanan dengan emas sangat jelas. Ada permintaan yang baik dalam menghadapi sinyal ekonomi yang sangat kuat."

Data menunjukkan data non farm payroll AS meningkat 225.000 pekerjaan pada Januari 2020, lebih tinggi dari prediksi para ekonom yang disurvei Reuters yang sebesar 160.000 pekerjaan.

Baca Juga: Harga emas terangkat kekhawatiran virus corona lebih besar dari data pekerjaan AS

Edward Moya, analis pasar senior di broker OANDA mengatakan, kekhawatiran akan perlambatan ekonomi global dan ketidakpastian seputar virus corona membuat emas tetap terdorong naik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×