kontan.co.id
banner langganan top
Jum'at, 4 April 2025 | : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Harga emas mantul kembali dengan sangat kuat, tembus US$ 2.000 lagi?


Rabu, 12 Agustus 2020 / 23:52 WIB
Harga emas mantul kembali dengan sangat kuat, tembus US$ 2.000 lagi?
ILUSTRASI. Karyawan menunjukan logam mulia emas batangan bermotif batik di gerai Antam, Jakarta, Kamis (23/7/2020).


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

"Penurunan itu adalah koreksi yang sehat, itu memungkinkan lebih banyak orang untuk masuk, sehingga harga emas akan reli lagi dan pada akhir tahun kita akan melihat rekor tertinggi baru sepanjang masa dengan emas di US$ 2.500," kata Phillip Streible, Chief Market Strategist Blue Line Futures di Chicago.

"Kita memiliki semua faktor fundamental yang sama yang mendukung harga emas. Federal Reserve akan tetap dovish untuk jangka waktu yang lama, mereka telah mengatakan akan membiarkan inflasi naik di atas target mereka," ujarnya ke Reuters.

Kekhawatiran atas kerusakan ekonomi akibat pandemi virus corona baru karena ekonomi Inggris menyusut dengan rekor 20,4% pada kuartal kedua tahun ini mendukung daya tarik emas, seiring pelemahan dollar AS.

Baca Juga: Harga emas 24 karat Antam hari ini turun Rp 30.000, Rabu 12 Agustus 2020

"Ekonomi global masih menghadapi sejumlah masalah yang memiliki kapasitas untuk mendukung harga emas," kata James Steel, Kepala Analis Logam Mulia HSBC dalam sebuah catatan yang Reuters kutip.

"Ini termasuk risiko geopolitik dan stimulus moneter dan fiskal yang sedang berlangsung. Faktor-faktor ini akan menopang kenaikan lebih lanjut (harga emas)," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×