kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.627.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.658   1,00   0,01%
  • IDX 6.686   66,77   1,01%
  • KOMPAS100 877   10,98   1,27%
  • LQ45 666   9,17   1,40%
  • ISSI 233   2,34   1,01%
  • IDX30 372   4,41   1,20%
  • IDXHIDIV20 459   4,13   0,91%
  • IDX80 100   1,30   1,32%
  • IDXV30 127   1,31   1,04%
  • IDXQ30 119   1,06   0,90%

Harga emas kembali tergerus setelah rilis catatan The Fed


Kamis, 23 Agustus 2018 / 07:52 WIB
ILUSTRASI. Harga emas


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rencana kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS) yang terus berlanjut menekan harga emas. Kamis (23/8) pukul 7.36 WIB, harga emas untuk pengiriman Desember 2018 di Commodity Exchange turun ke US$ 1.201,30 per ons troi.

Harga emas ini turun 0,17% ketimbang penutupan kemarin pada US$ 1,203,30 per ons troi. Harga emas berada di atas level US$ 1.200 per ons troi dalam tiga hari terakhir.

Pekan lalu, harga mencapai level terendah tahun 2018 yakni pada US$ 1.184 per ons troi. Bank sentral AS Federal Reserve mendiskusikan kemungkinan kenaikan suku bunga segera untuk menahan laju penguatan ekonomi yang kuat. 

Tapi, bank sentral juga mencermati perang dagang global yang bisa menekan daya beli rumah tangga dan pebisnis. "Harga emas sedikit melompat ketika rilis catatan rapat The FEd. Tapi, kenaikan suku bunga ini sudah diantisipasi pasar," kata Bob Haberkorn, senior commodity strategist RJO Futures kepada Reuters.

Pasar komoditas emas saat ini mencermati juga pembicaraan dagang antara AS dan China. Di sisi lain, masih terjadi penarikan pada SPDR Gold Trust, produk exchange-traded fund (ETF) berbasis emas terbesar di dunia. Posisi short pada kontrak emas di Comex pun mencapai rekor tertinggi hingga pekan lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×