kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Dollar AS melemah dalam enam hari berturut-turut


Rabu, 22 Agustus 2018 / 20:37 WIB
ILUSTRASI. Uang dollar AS


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sempat menguat, nilai tukar dollar Amerika Serikat (AS) melemah pada pertengahan pekan ini. Rabu (22/8) pukul 20.25 WIB, indeks dollar turun 0,30% ke 94,97. Indeks dollar turun dalam enam hari berturut-turut.

Padahal, indeks yang mencerminkan nilai tukar dollar AS terhadap mata uang utama dunia ini sempat menguat ke 95,38. Nilai tukar dollar AS melemah setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan tidak senang dengan kenaikan suku bunga Federal Reserve.

"Tampaknya, Trump berniat menjaga dollar AS lebih lemah agar tetap kompetitif," kata David Madden, chief market analyst CMC Markets kepada Reuters. Jika dollar terlalu kuat, maka barang-barang AS akan lebih mahal di pasar internasional.

Berkebalikan dengan dollar, harga emas cenderung naik. Harga emas menguat ke US$ 1.204,90 per ons troi. Harga minyak ini naik dalam empat hari perdagangan berturut-turut dari level terendah 2018 yang tercapai Kamis pekan lalu.

Pernyataan bersalah atas dua mantan penasihat Trump turun menyebabkan mata uang the greenback makin tertekan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×