kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Dollar AS melemah dalam enam hari berturut-turut


Rabu, 22 Agustus 2018 / 20:37 WIB
ILUSTRASI. Uang dollar AS


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sempat menguat, nilai tukar dollar Amerika Serikat (AS) melemah pada pertengahan pekan ini. Rabu (22/8) pukul 20.25 WIB, indeks dollar turun 0,30% ke 94,97. Indeks dollar turun dalam enam hari berturut-turut.

Padahal, indeks yang mencerminkan nilai tukar dollar AS terhadap mata uang utama dunia ini sempat menguat ke 95,38. Nilai tukar dollar AS melemah setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan tidak senang dengan kenaikan suku bunga Federal Reserve.

"Tampaknya, Trump berniat menjaga dollar AS lebih lemah agar tetap kompetitif," kata David Madden, chief market analyst CMC Markets kepada Reuters. Jika dollar terlalu kuat, maka barang-barang AS akan lebih mahal di pasar internasional.

Berkebalikan dengan dollar, harga emas cenderung naik. Harga emas menguat ke US$ 1.204,90 per ons troi. Harga minyak ini naik dalam empat hari perdagangan berturut-turut dari level terendah 2018 yang tercapai Kamis pekan lalu.

Pernyataan bersalah atas dua mantan penasihat Trump turun menyebabkan mata uang the greenback makin tertekan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×