kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.803   -27,00   -0,16%
  • IDX 8.273   141,10   1,74%
  • KOMPAS100 1.168   22,49   1,96%
  • LQ45 840   10,52   1,27%
  • ISSI 296   7,30   2,53%
  • IDX30 435   3,72   0,86%
  • IDXHIDIV20 518   -0,28   -0,05%
  • IDX80 131   2,34   1,82%
  • IDXV30 142   1,16   0,82%
  • IDXQ30 140   0,03   0,02%

Harga CPO terseret pelemahan minyak nabati


Jumat, 14 Juli 2017 / 13:52 WIB
Harga CPO terseret pelemahan minyak nabati


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Harga komoditas minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) melandai mengikuti kejatuhan harga minyak nabati. Mengutip Bloomberg, Jumat (14/7) pukul 13.00 WIB, harga CPO di Malaysia Derivative Exchange turun 0,74% ke level RM 2.538 per metrik ton.

Sedangkan jika dibandingkan sepekan sebelumnya, harga minyak sawit juga terkoreksi 0,63%.

"Kejatuhan harga CPO mengikuti harga minyak nabati lainnya seperti minyak kedelai di Chicago Board of Trade yang mengalami kejatuhan," ujar Faisyal, analis PT Monex Investindo Futures, Jumat (14/7).

Faktor lainnya yang menggerus harga CPO adalah pelemahan ringgit Malaysia. Pada pukul 13.18 WIB, terpantau ringgit melemah 0,07% di level RM 4.2950 per dollar AS. "Ringgit yang lebih lemah akan membuat harga minyak sawit menjadi lebih murah," imbuhnya.

Faisyal memperkirakan, harga CPO akan bergerak diantara level RM 2.515-RM 2.560 per metrik ton. Jika harga bergerak menembus ke bawah level RM 2.515 per metrik ton, harga berpeluang melemah lebih lanjut menguji support di RM 2.485 per metrik ton.

Sementara, untuk target atas, jika menembus ke atas RM 2.560 per metrik ton, harga berpeluang menguat lebih lanjut  menuju RM 2.640 per metrik ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×