kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Harga CPO terkoreksi tipis karena penyebab ini


Rabu, 18 Januari 2017 / 16:52 WIB
Harga CPO terkoreksi tipis karena penyebab ini


Reporter: Namira Daufina | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Penguatan ringgit Malaysia jadi penyebab koreksi yang terjadi pada harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO). Selain itu, harga CPO juga didera oleh aksi profit taking.

Mengutip Bloomberg, Rabu (18/1) pukul 14.06 WIB harga CPO kontrak pengiriman Maret 2017 di Malaysia Derivative Exchange tergerus 0,16% di level RM 3.154 per metrik ton dibanding hari sebelumnya.

“Tekanan terbesar yang membuat harga turun saat ini adalah karena penguatan ringgit Malaysia. Sementara fakta bahwa akan terjadi pengempisan produksi malah bisa mengangkat harga lagi,” jelas David Ng, Derivatives Specialist Phillip Futures seperti dikutip dari Bloomberg.

Maka ini juga yang lantas menyebabkan koreksi CPO terbatas. Sebab menurut Bloomberg Survey diperkirakan stok CPO Indonesia Desember 2016 turun 1,4% menjadi 2,12 juta ton dibanding bulan sebelumnya. Meski hanya dugaan namun sudah berhasil mengangkat harga CPO. Sebab kini pasar sedang menanti rilis data resmi dari GAPKI bulan ini.

Namun untuk jangka pendek beban bagi harga CPO juga datang dari koreksi harga yang diderita minyak kedelai. Koreksi harga kedelai membuat pelaku pasar tentunya memilih beralih dari CPO untuk sesaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×