kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.923   53,00   0,30%
  • IDX 5.680   -141,04   -2,42%
  • KOMPAS100 733   -19,02   -2,53%
  • LQ45 559   -13,71   -2,39%
  • ISSI 197   -4,23   -2,10%
  • IDX30 318   -7,23   -2,22%
  • IDXHIDIV20 392   -8,58   -2,14%
  • IDX80 83   -2,13   -2,50%
  • IDXV30 106   -1,93   -1,78%
  • IDXQ30 103   -2,20   -2,10%

Harga CPO terdampar ke titik terendah sebulan


Senin, 23 Juli 2012 / 16:21 WIB
ILUSTRASI. Agen asuransi melayani nasabah di salah satu counter asuransi jiwa di Tangerang Selatan, Rabu (23/6). ./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/23/06/2021.


Reporter: Rika Theo, Bloomberg |

KUALA LUMPUR. Harga minyak sawit (CPO) jatuh ke level terendah dalam sebulan. Harga tertekan oleh ketakutan bahwa permintaan komoditas bakal menurun seiring krisis utang Eropa dan perlambatan China.

Di bursa berjangka Malaysia hari ini, harga CPO untuk pengiriman Oktober tergerus 2,2% menjadi RM 2.976 (US$ 938) per metrik ton. Ini merupakan harga terendah kontrak CPO tersebut sejak 22 Juni. Pdaa pukul 4.25 sore waktu Kuala Lumpur, harga CPO berada di level RM 2.984. Pekan lalu, harga CPO melemah 0,8%.

“Investor sedang berada di mode bebas risiko,” kata Ker Chung Yang, analis Philip Futures Pte. Namun, ia melihat pelemahan harga ini sedikit terbatas dengan kekeringan di Amerika Serikat yang akan menurunkan pasokan minyak kedelai. Minyak sawit sendiri bersifat komplementer terhadap minyak kedelai.

Sejauh ini, kekeringan di AS telah melonjakkan harga minyak kedelai dan jagung ke rekor. Dengan mahalnya harga kedua minyak ini, konsumen bisa jadi beralih ke minyak kedelai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×