kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.822   -47,00   -0,26%
  • IDX 6.177   4,80   0,08%
  • KOMPAS100 808   -9,54   -1,17%
  • LQ45 609   -7,52   -1,22%
  • ISSI 213   1,66   0,79%
  • IDX30 345   -4,23   -1,21%
  • IDXHIDIV20 421   -5,17   -1,21%
  • IDX80 92   -1,32   -1,42%
  • IDXV30 113   -1,72   -1,50%
  • IDXQ30 110   -1,54   -1,38%

Harga CPO diramal melorot seiring penurunan ekspor Malaysia


Senin, 20 Desember 2010 / 12:54 WIB


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

MUMBAI. Kontrak harga crude palm oil (CPO) hari ini tak banyak mengalami perubahan. Kendati begitu, kemungkinan besar harga CPO bakal mengalami penurunan setelah ekspor dari Malaysia melorot seiring turunnya permintaan dari China dan India.

Berdasarkan data surveyor Intertek, tingkat ekspor dari Malaysia anjlok 26% pada 20 hari bulan Desember menjadi 776.910 ton. Sepanjang tahun ini, harga CPO sudah melonjak 32% seiring spekulasi kenaikan permintaan dari China dan India.

"Pasar CPO sepertinya masih akan bergerak datar seiring masuknya musim liburan. Tingkat ekspor juga mengecewakan," jelas Veeresh Hiremath, associate chief analyst Karvy Comtrade Ltd di Hyderabad.

Asal tahu saja, kontrak harga CPO untuk pengantaran Maret di Malaysia Derivatives Exchange naik 1,7% menjadi 3.652 ringgit atau US$ 1.131 per metrik ton di Kuala Lumpur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×