kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Harga CPO anjlok ke level terendah 7 bulan


Senin, 04 Juni 2012 / 11:45 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi manfaat kale.


Reporter: Dupla Kartini, Bloomberg | Editor: Dupla Kartini

KUALA LUMPUR. Sinyal perlambatan ekonomi global kian merontokkan harga minyak sawit alias crude palm oil (CPO). Harga minyak nabati ini pun anjlok ke level terendah dalam tujuh bulan terakhir.

Kontrak CPO untuk pengiriman Agustus di Malaysia Derivatives Exchange sempat terjun 2,2% ke RM 2.939 atau setara US$ 919 per metrik ton. Ini level terendahnya sejak 3 November lalu. Kemudian, kontrak yang sama bergulir ke posisi RM 2.955 hingga pukul 11.43 waktu Kuala Lumpur.

Harga minyak sawit terus melandai, lantaran spekulasi permintaan bakal merosot. Spekulasi ini mencuat seiring sinyal perlambatan ekonomi yang terlihat di AS dan China.

Akhir pekan lalu, tingkat pengangguran AS dilaporkan naik menjadi 8,2% dari semula 8,1%. Sementara, indeks manufaktur China terseret turun ke level 55,2 dari semula masih di 56,1.

"Ini salah satu kabar buruk dari sekian banyak lainnya. Cina melambat, data pekerjaan di AS berada di bawah ekspektasi, dan dengan apa yang terjadi di Eropa, orang akan mencari posisi aman," kata James Ratnam, analis TA Securities Holdings Bhd, hari ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×