kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45935,47   7,12   0.77%
  • EMAS1.335.000 1,06%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Harga Bitcoin, Ethereum, Bitcoin Hari Ini (12/1) Tren Naik, Cek Prospeknya


Kamis, 12 Januari 2023 / 07:50 WIB
Harga Bitcoin, Ethereum, Bitcoin Hari Ini (12/1) Tren Naik, Cek Prospeknya
ILUSTRASI. Harga Bitcoin, Etherhereum, Bitcoin Hari Ini (12/1) Tren Naik, Cek Prospeknya


Reporter: Nur Qolbi | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga uang kripto Bitcoin, Ethereum, Binance Coin, Dogecoin dll terus menguat pada pekan kedua Januari 2023. Apakah kenaikan harga uang kripto Bitcoin, Ethereum, Binance Coin, Dogecoin dll akan terus berlanjut?

Harga uang kripto Bitcoin, Ethereum, Binance Coin, Dogecoin dll bergerak di zona hijau hingga Kamis 12 Januari 2023. Coinmarketcap.com pada Kamis (12/1/2023) pukul 7.40 WIB mencatat harga Bitcoin (BTC) berada di level US$ 17.939,04, naik 2,8% dalama 24 jam terakhir.

Pada periode yang sama, harga Ethereum (ETH) di level US$ 1.389,46, naik 3,99%. ETH adalah uang kripto dengan market cap terbesar kedua setelah Bitcoin.

Lalu harga Binance Coin, uang kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar keempat mencapai US$ 284,75, naik 2,78%. Sedangkan harga uang kripto Dogecoin yang tenar berkat Elon Musk di level US$ 0,07822, naik 1,19%. Dogecoin kini menjadi uang kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar ke-9.

Bianda Ludwianto, Public Relations Crypto Exchange Tokocrypto mengatakan, investor mulai tampak ke kondisi risk-on pada pekan ini. Pelaku pasar tengah optimis terhadap prospek pasar yang kondisinya kemungkinan akan membaik untuk sementara.

Salah satu penggerak utama kenaikan harga uang kripto Bitcoin, Ethereum, Binance Coin, Dogecoin dll adalah penurunan indeks dolar Amerika Serikat (AS) yang menjadi pertanda baik untuk harga Bitcoin.

"Ketika indeks dolar AS turun, para investor cenderung lebih optimis dengan aset lainnya seperti kripto," kata Bianda saat dihubungi Kontan.co.id, Rabu (11/1).

Baca Juga: Prediksi IHSG Hari Ini (12/1) Naik, Cek Pilihan Saham Untuk Dapat Cuan

Dari segi analisis teknikal, saat ini banyak investor yang mengambil posisi short sehingga mendorong harga Bitcoin lebih tinggi dengan menerapkan pembelian otomatis. Selain itu, tekanan jual yang besar dari para penambang Bitcoin pun kini agak mereda.

Tokocrypto memprediksi, pasar kripto kemungkinan akan terus melihat kenaikan harga dalam beberapa hari ke depan. Namun, dalam jangka panjang, perubahan harga diprediksi masih belum stabil.

Momentum kenaikan harga uang kripto Bitcoin, Ethereum, Binance Coin, Dogecoin dll ini kemungkinan akan diuji menjelang akhir pekan nanti. Biro Statistik Ketenagakerjaan AS pada Kamis (12/1) akan merilis data inflasi Desember 2022.

Data inflasi terbaru tersebut akan membantu The Fed memutuskan apakah dapat memperlambat laju kenaikan suku bunganya pada pertemuan mendatang atau tidak. Jika data inflasi AS turun, maka pergerakan pasar kripto akan melanjutkan kenaikannya.

Sementara itu, dari segi teknikal, tekanan beli Bitcoin masih tinggi. Hal itu terlihat dari relative strength index (RSI) yang konsisten bergerak naik mendekati area overbought alias jenuh beli.

Baca Juga: Pilih Bitcoin atau Emas? Perdebatan Kembali Memanas

Bitcoin diperkirakan bisa mencapai level US$ 17.622 sebagai posisi resistance terdekatnya. Dalam jangka panjang, jika terus ada sentimen positif, maka Bitcoin bisa bergerak ke harga US$ 18.510.

Di sisi lain, apabila data inflasi AS Desember 2022 lebih tinggi dari sebelumnya, maka harga kripto bisa turun lagi. Dari analisis teknikal, Bitcoin berpotensi turun ke level support terdekat di harga US$ 17.146.

Sementara itu, Ether saat ini masih dalam tren positif, didukung oleh volume perdagangan yang tinggi dan berada di atas 20-day moving average (MA). Level resistance terdekat ada di posisi US$ 1.439 dan jika breakout dapat turun ke US$ 1.259.

Itulah prediksi harga uang kripto Bitcoin dan Ethereum. Ingat, investasi uang kripto seperti Bitcoin, Ethereum, Binance Coin, Dogecoin dll memiliki risiko tinggi. Pastikan Anda memahami semua risiko sebelum berinvestasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×