CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Harga anjlok dari level tertinggi 20 tahun, saham Mas Murni (MAMI) kena suspensi


Kamis, 12 Desember 2019 / 07:12 WIB
Harga anjlok dari level tertinggi 20 tahun, saham Mas Murni (MAMI) kena suspensi
ILUSTRASI. PT. Mas Murni Indonesia Tbk MAMI memiliki dan mengoperasikan hotel Garden Palace Hotel, Surabaya serta pemilik Crystal Garden, sebuah blok apartemen dan shopping center. Kemarin, harga saham Mas Murni (MAMI) merosot 34,71% ke Rp 79 per saham, terendah sej

Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) menyetop perdagangan saham dan waran PT Mas Murni Indonesia Tbk (MAMI) pada perdagangan hari ini. Suspend ini dilakukan karena terjadi penurunan harga kumulatif yang signifikan.

"Dalam rangka cooling down, BEI memandang perlu untuk menghentikan sementara perdagangan saham, saham preferen, dan waran seri I Mas Murni Indonesia (MAMI, MAMIP, dan MAMI-W) pada perdagangan tanggal 12 Desember 2019," ungkap BEI dalam pengumuman bursa, Rabu (11/12).

Penghentian saham, saham preferen, dan waran seri I ini dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai. Tujuannya adalah untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasi di seluruh efek Mas Murni Indonesia.

Baca Juga: Ada saham yang anjlok lebih dari 90% sejak awal tahun, ini penyebabnya

Kemarin, harga saham MAMI merosot 34,71% ke Rp 79 per saham. Ini adalah level terendah harga saham MAMI sejak 12 Desember 2018 atau dalam setahun terakhir.

Harga saham Mas Murni merosot dalam lima hari perdagangan berturut-turut setelah mencapai level tertinggi sejak 30 Juni 1999 atau dalam lebih dari 20 tahun terakhir. Dalam lima hari perdagangan, harga saham MAMI anjlok 80,25% dari posisi Rabu pekan lalu Rp 400 per saham.

Mas Murni Indonesia adalah pemilik dan pengelola Garden Palace Hotel, Surabaya dan Crystal Garden, blok apartemen dan shopping center yang merupakan kerja sama operasi dengan PT Anugerah Mitra Lestari. Selain menjalankan usaha dalam bidang penyediaan tempat penginapan, MAMI juga menjalankan kegiatan usaha penunjang seperti penyediaan dan pelayanan makan dan minum, binatu, dan fasilitas akomodasi.

Baca Juga: Mas Murni Indonesia (MAMI) akan lakukan rights issue Rp 718,65 miliar

Emiten yang mencatatkan saham perdana pada 9 Februari 1994 ini mengantongi pendapatan Rp 116,43 miliar pada sembilan bulan pertama 2019. Pendapatan MAMI melesat 44,92% secara tahunan. 

Tapi laba bersih MAMI turun menjadi hanya Rp 554,63 juta dari sebelumnya Rp 3,16 miliar meski laba tahun berjalan MAMI melonjak 61,58% menjadi Rp 6,56 miliar. Penurunan laba bersih ini terjadi karena porsi kepentingan non pengendali yang besar.




TERBARU

Close [X]
×